bing

Wisata Batu Seribu atau Bangseng

Wisata Batu Seribu Bangseng


wisataarea.com - "Wisata Batu Seribu atau Bangseng" adalah sebuah tempat wisata sumber mata air, kolam renang dan taman bermain yang terletak di sebelah selatan Kota Sukoharjo, tepatnya di Gentan, Bulu, Pacinan, Gentan, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah 57563

Obyek wisata adalah sebuah tempat untuk berwisata atau darma wisata (kamus bahasa indonesia). Jadi Obyek Wisata adalah, sebuah tempat untuk rekreasi atau bisa juga dijadikan sebagai tempat studi wisata yang disediakan bagi pengunjung atau wisatawan, baik dari dalam maupun  luar negri  untuk  mengasingkan diri dari aktivitas sehari-hari yang bisa menjenuhkan. Salah Satu Obyek Wisata di Kota Sukoharjo adalah Batu Seribu.




naga pintu masuk bangseng batu seribu pecinan wisataarea.com
Naga Pintu Masuk Batu Seribu



Untuk dapat mancapai ke obyek wisata Batu Seribu kita dapat menggunakan kendaraan pribadi berupa motor atau mobil karena tidak ada transportasi umum yang melewati objek wisata Batu Seribu ini. Sebenernya ada bus Wahyu Putra kecil yang melayani rute Solo – Sukoharjo – Krisak – Watu Kelir, namun bus ini hanya melewati jalan utama sedangkan umtuk mancapai objek yang kita tuju masih sekitar 3 kilometer lagi.

Kolam-kolam yang tersedia airnya berasal dari sebuah mata air di bawah pohon gondang yang kemudian oleh Dinas Pariwisata Sukoharjo dimanfaatkan untuk sarana rekreasi. Misalnya, ada kolam renang bertingkat untuk dewasa dan anak-anak, juga tempat bermain, arena jelajah alam, dan bumi perkemahan. Ada perbukitan di atasnya yang dibangun sebuah gardu pandang untuk melihat wilayah Kabupaten Sukoharjo dan Kabupaten Wonogiri dari ketinggian.


Kunjungi Juga Pusat Promosi Kabupaten Sukoharjo


"Fasilitas di tempat wisata Batu Seribu" antara lain tempat parkir, taman bermain anak-anak, mushola, kamar mandi, ruang ganti, kandang binatang dan 3 buah kolam renang dengan ukuran dan kedalaman yang bervariasi sehingga kita dapat berenang di kolam yang cocok buat orang dewasa ataupun anak-anak.



naga batu seribu pintu masuk selfie
Pintu masuk naga batu seribu

"Indahnya Wisata Batu Seribu atau Bangseng", ketika kita berjalan dari tempat parkir menuju area kolam kita akan dipaksa masuk kedalam mulut seekor naga! Iya kita akan ditelan hidup-hidup kemudian setelah tertelan kita akan dikeluarkan dari bawah ekornya dan disuguhi pemandangan kolam renang dari atas ketinggian. Kemudian untuk mencapai kolam kita perlu menuruni tangga yang ya lumayan melelahlan tapi dijamin bakal terbayarkan setelah kita merasakan dinginnya kolam dengan sumber mata air asli dari pegunungan.

Sejarah Obyek Wisata Batu Seribu

Obyek wisata Batu Seribu dahulu bernama obyek wisata Pacinan. Nama Pacinan berasal dari cerita asal usul daerah pacinan itu sendiri. Pacinan berasal dari kata Pacing yang berarti sejenis rumput-rumputan yang banyak tumbuh di daerah itu.

Asal-usul Nama Pacinan

Asal usul nama Pacinan berasal dari legenda masyarakat setempat yang diceritakan secara turun temurun hingga saat ini. Berawal dari kehidupan sepasang suami istri Ki Gathok dan Nyi Lanjar yang berjanji sehidup semati. Pada suatu hari, Ki Gathok pergi ke hutan untuk mencari kayu bakar untuk memasak. Saat berjalan di hutan untuk mencari kayu bakar, dia menemukan sebutir telur di tepi jalan dan dimakannya. Namun baru setengahnya dia habiskan, seluruh badannya menjadi terasa panas. Ia berlarian ke sana kemari, mencari air. Tanpa disadari sepasang tangan Ki Gathok mencabuti rumput pacing yang berada di bawah pohon Gondang. Sungguh ajaib. Dari bekas cabutan itu keluarlah air yang kian membesar, dan akhirnya membentuk genangan yang besar dan dalam. Ia pun mencoba menghindar agar tidak tenggelam. Namun panas tubuh yang tak juga hilang membuat Ki Gathok akhirnya menceburkan diri ke dalam genangan air itu dan hilanglah ia sampai ke dasar.



 Kunjungi Juga Wisata Gunung Sepikul Sukoharjo




Nyi Lanjar yang menanti di rumah mulai gelisah karena suaminya tak kunjung pulang ke rumah. Nyi Lanjar akhirnya bertekad untuk mencari suaminya masuk ke hutan. Di hutan belantara terdengar suara lembut sang suami. Suara itu makin lama makin jelas, menunjukkan kerinduan sang suami untuk berjumpa kembali dengan Nyi Lanjar. Nyi Lanjar kemudian menemukan potongan telur sisa suaminya dan menyantapnya sampai habis. Sama seperti sang suami, sekujur tubuh yang terasa panas tiada tara membuatnya mencari sumber air. Ketika menemukan genangan air, tanpa pikir panjang, Nyi Lanjar menceburkan diri ke dalamnya. Namun di dalam sumber air itu justru mereka kembali bertemu. Janji sehidup-semati telah tercapai. Genangan air itulah yang hingga kini dikenal masyarakat sekitar sebagai Umbul Pacinan yang berasal dari sumber kata Pacing yang diambil dari nama rumput.

Asal Nama Objek Wisata Batu Seribu

Nama obyek wisata Batu Seribu baru diberikan pada tahun 1993 ketika obyek wisata itu diresmikan oleh Pemerintah Kabupaten Sukoharjo. Pemerintah Kabupaten Sukoharjo memberikan nama obyek wisata Batu Seribu karena sebelum pembangunan obyek wisata, daerah ini berupa perbukitan batu cadas. Perbukitan batu cadas yang terdapat banyak batu berukuran besar kini diubah Pemerintah Kabupaten Sukoharjo menjadi hutan jati yang teduh dan asri.


Tentang Obyek Wisata Batu Seribu

Obyek wisata Batu Seribu merupakan kawasan wisata alam pegunungan yang masih alami yang terletak di Desa Gentan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Menurut sejarah terciptanya, Obyek Wisata  Batu Seribu  berawal dari sumber  air  yang  berada  di  Pegunungan  Batu Seribu  yang  tidak  pernah  kering meskipun  pada  musim  kemarau,  kemudian  banyak  orang berdatangan  ke  lokasi tersebut   untuk  berekreasi  dan  sumber  air  itu  di  kenal  dengan  nama Sumber Pacinan. Pada awalnya sumber air tersebut banyak dikunjungi orang pada hari-hari tertentu saja seperti padusan sebelum puasa dan hari besar lebaran oleh pengunjung. Sumber Pacinan memiliki potensi alam yang berlimpah, seperti kondisi pegunungan yang berbatu-batu dan berbukit-bukit yang di kembangkan oleh pemerintah daerah Kabupaten Sukoharjo menjadi hutan buatan yaitu hutan  jati sehingga  menghasilkan  pemandangan  yang  indah  dan  berpotensi  untuk dikembangkan  menjadi obyek  wisata oleh pemerintah Kabupaten Sukoharjo. Batu seribu direncanakan akan dikembangkan oleh Presiden Soeharto pada tahun 1982 dan baru pada tahun 1993 Obyek Wisata Batu Seribu  dapat  mulai di  dibuka utuk umum dan wisata.

Obyek  Wisata  Batu  Seribu  yang  telah dikembangkan terdiri dari Gardu Pandang, Camping Ground, Taman bermain anak-anak atau play ground, dan sumber air yang dilengkapi dengan tiga kolam renang dengan ukuran dan kedalaman yang berbeda-beda.


Kunjungi Juga Wisata Bukit Gantole Wonogiri


Secara astronomis Obyek Wisata Batu Seribu terletak di Kabupaten Sukoharjo yang terletak pada 7° LS” 17,00” LS-7° 49” 23,00” LS dan 110° 42” 06,79” BT-110° 57” 33,70” BT, dan secara geografis wisata Batu Seribu terletak dengan batasan-batasan wilayah bagian utara adalah Kotamadia Dati II  Surakarta, bagian timur berbatasan dengan Kabupaten Dati II Karanganyar, bagian selatan berbatasan dengan Kabupaten Dati II Gunung Kidul (Propinsi Dati I Daerah Istimewa Yogyakarta), dan bagian  barat  dengan  Kabupaten  Dati  II  Klaten,  dan  Kabupaten  Dati  II Boyolali.

Letak tersebut sangat mendukung untuk perkembangan Wisata Batu Seribu karena letak Obyek Wisata tersebut berdekatan dengan Kabupaten Wonogiri dan Kabupaten Klaten.  Berdasarkan survei dan wawancara dengan penduduk setempat, pengujung kebanyakan  berasal  dari  Kabupaten  Klaten, Kabupaten Wonogiri dan Kabupaten Sukoharjo sendiri, kota solo dan karanganyar dan beberapa wisata dari luar daerah seperti Pacitan dan Ngawi.  Obyek Wisata Batu Seribu memiliki akses masuk ± 3 Km dari Jalan raya menuju Obyek Wisata dengan jalan yang berbuki-bukit dan melewati hutan buatan yaitu hutan jati yang ditanami oleh Pemerintah Daerah Sukoharjo, kondisi alam yang demikian menyuguhkan sebuah pemandangan yang indah ketika memasuki Kawasan Obyek Wisata Batu Seribu ini.

Para pengunjung yang datang ke Obyek Wisata Batu Seribu bervariasi mulai dari anak-anak sampai dewasa.berdasarkan survei dan wawancara Obyek Wisata Batu Seribu sering di kunjungi oleh anak-anak SD, dan SMP ketika liburan kenaikan kelas bersama dengan para guru mereka, kemudian anak-anak sekolah juga sambil berekreasi di Obyek Wisata Batu Seribu pada saat libur nasional atau libur hari raya. Pengunjung Obyek Wisata Batu Seribu juga orang  dewasa  dengan  datang  untuk  berenang atau sekedar bersantai  dengan  menikmati keindahan alam  setempat, ada pula pengunjung yang sengaja datang untuk camping.

Potensi Obyek  Wisata  Batu Seribu, jika  ditata  dan  ditingkatkan  kualitasnya, maka Obyek Wisata Batu Seribu akan menarik banyak pengunjung. Obyek Wisata Batu Seribu  selain memiliki potensi alam seperti hutan jati, bukit-bukit yang berbatu pada kawasan wisata Batu Seribu juga terdapat genangan air jernih yang dialiri dari  sumber mata air  yang  mempunyai  debit  air cukup besar, dan sifatnya konstan. Sumber air tersebut ternyata mampu mencukukupi kebutuhan air bersih bagi penduduk, dan kelebihan air tersebut di manfaatkan untuk irigasi sawah. Sumber mata air Pacinan tersebut dikelilingi oleh pohon-pohon besar yang disertai oleh gemercik air yang mengalir menerobos batu-batu yang ada disepanjang aliran sungai.

Spesifikasi Kawasan Obyek Wisata Batu Seribu

Obyek Wisata Batu Seribu adalah salah satu objek wisata menarik yang bisa disinggahi ketika berkunjung ke daerah Sukoharjo. Selain indah, objek wisata ini merupakan obyek wisata keluarga yang sangat lengkap, dan medannya cukup menantang. Jalan aspal berkelok dengan pemandangan Perbukitan Seribu, menjadikan perjalanan menuju kompleks wisata Batu Seribu, memberi kesan keheningan alami. Ribuan pohon Jati terhampar sejauh mata memandang. Menyelimuti hampir seluruh punggung bukit.

Butuh waktu sekitar satu jam dari Kota Solo untuk mencapai Batu Seribu, yang terletak di Desa Gentan, Kecamatan Bulu, Sukoharjo. Batu Seribu berdiri di lahan yang cukup luas, dengan memanfaatkan kondisi geografis perbukitan batu kapur. Maka, menjelmalah kawasan itu sebagai objek wisata keluarga dengan segala fasilitasnya seperti kolam renang, pemandian sendang (mata air), outbond, dan panggung kesenian.


Kunjungi Juga Wisata Watu Cenik Wonogiri





Objek wisata Batu Seribu merupakan kawasan wisata di mana ada perpaduan antara unsur gunung, lembah, sendang, pemandian dan hutan wisata yang menakjubkan. Sesampainya di lokasi tujuan, tepat di pintu masuk, Anda akan menemukan sebuah sendang yang banyak dihuni oleh ikan lele berwarna putih. Konon lele putih tersebut dikeramatkan oleh masyarakat sekitarnya, karena diyakini merupakan perwujudan dari Kyai Truno.

Selepas dari sendang tersebut, tepat di atasnya terdapat kolam pemandian alam yang disediakan khusus untuk umum. Sumber air kolam ini berasal dari air yang mengalir dari perbukitan yang jernih dan sejuk. Menurut cerita, mandi di kolam ini dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit, karena dengan berenang kita menggerakkan seluruh anggota badan sehingga kita menjadi sehat. Di samping obyek-obyek wisata tadi, di kawasan ini terdapat juga bumi perkemahan di atas bukit yang cukup representatif. Begitu pula ada hutan wisata berupa tumbuhan akasia yang dapat memberikan kesejukan bagi para wisatawan.



Kepariwisataan di Wilayah Obyek Wisata Batu Seribu

Kawasan obyek wisata Batu Seribu memiliki potensi alam dan potensi wisata yang cukup potensial dan beragam, mulai dari kekayaan alam hutan, sumber air, bumi perkemahan, tembat bermain anak, pemandian dan kolam renang, bukit serta pegunungan maupun potensi budaya. Obyek wisata tersebut antara lain:

1) Gunung Sepikul

Obyek Gunung Sepikul terdiri dari dua buah gunung batu berdampingan yang berada di kawasan obyek wisata Batu Seribu. Obyek Wisata Selfie Gunung Sepikul yang berdampingan dipercaya merupakan peninggalan Bandung Bondowoso ketika dia membangun candi Prambanan, namum kesiangan sehingga batu yang dipikul ditinggal di tempat itu.

2) Sendang Kyai Truna Lele

Sendang Kyai Truno Lele merupakan sebuah sendang yang dihuni oleh Lele Putih dan dikeramatkan oleh masyarakat sekitar. Masyarakat sekitar percaya bahwa ikan lele di Sendang Truna Lele merupakan ikan jelmaan raja yang berkuasa di daerah setempat yaitu Raja Trunalele, sehingga masyarakat tidak berani mengambilnya.

3) Gardu Pandang

Gardu pandang merupakan tempat yang khusu digunakan untuk melihat pemandangan alam sekitar obyek wisata Batu Seribu. Gardu pandang terletak di bagian paling atas dari kawasan obyek wisata Batu Seribu.

4) Camping ground (tempat berkemah)

Camping ground merupakan area yang digunakan untuk berkemah.

5) Playground (taman bermain anak-anak)

Playground atau taman bermain ditujukan untuk wisatawan anak yang ingin bermain di bawah teduhnya hujan jati di area obyek wisata Batu Seribu.

6) Umbul Pacinan (sumber mata air)

Umbul Pacinan inilah yang menjadi jantung dari kawasan wisata Batu Seribu. Umbul Pacinan adalah sumber mata air yang berada bawah pohon Gondang. Di situlah wisatawan bisa menengok genangan air di bawah pohon gondang yang besar dan rimbun. Umbul atau mata air Pacinan mengeluarkan air dari celah-celah akar pohon gondang setinggi lebih dari 10 meter.

7) Kolam renang

Kolam Renang Batu Seribu memanfaatkan air segar yang keluar dari Umbul Pacinan. Kolam renang Batu seribu terdiri dari 3 kolam. Kolam utama berada paling atas, kolam tengah, dan kolam untuk anak-anak yang berada paling bawah.


1) Sarana dan Prsarana Umum

Di obyek wisata Batu Seribu sarana akomodasi dan fasilitas umum masih sangat kurang karena pemerintah masih kurang tanggap dalam pengelolaan dan pengembangan objek wisata Batu Seribu ini. Berbagai akses masuk dan wahana wisata juga kurang terawat dan butuh direnovasi agar dapat menarik lebih banyak wisatawan untuk berkunjung. Maka dari itu pemerintah dan masyarakat harus lebih serius dalam mengelola dan mengembangan obyek wisata Batu Seribu. Sarana Umum yang terdapat di sekitar wisata Batu Seribu hanyalah kamar mandi dan toilet, area parkir, masjid, serta tempat untuk berjualan warga sekitar.

2) Sarana Transportasi

Sarana transportasi di Batu Seribu masih sangat sulit dicari, biasanya wisatawan yang datang ke Obyek Wisata Batu Seribu mengendarai sepeda motor dan mobil pribadi, sedangkan bus wisata / mini bus tidak bisa masuk ke obyek wisata Batu Seribu karena jalan menuju Obyek Wisata Batu Seribu sangat sempit tidak cukup di lalui bus besar. Bagi wisatawan yang menggunakan fasilitas angkot hanya bisa sampai di terminal Tawangsari selanjutnya ganti dengan Bus. Setelah turun bus, untuk mencapai obyek wisata Batu Seribu wisatawan masih harus menempuh perjalanan beberapa kilometer melewati perbukitan dan tengah hutan.

3) Beberapa Obyek Wisata di Kawasan Obyek Wisata Batu Seribu

Kawasan obyek wisata Batu Seribu merupakan obyek wisata yang sangat luas. Luas keseluruhan situs obyek wisata Batu Seribu lebih dari 2 hektar. Kawasan obyek wisata Batu Seribu mencakup beberapa obyek wisata yaitu Sendang Kyai Truna Lele, Gunung Sepikul, gardu pandang, Camping ground, Taman Bermain (Playground), umbul Pacinan, arena outbond, dan kolam renang.

4) Aktifitas yang Dapat Dilakukan Wisatawan

Wisatawan yang berkunjung ke obyek wisata Batu Seribu dapat melakukan beberapa aktifitas antara lain menikmati sejuk suasana hutan Batu Seribu, menikmati pemandangan alam sekitar Batu Seribu dari gardu pandang, berkemah di camping ground (bumi perkemahan), bermain bersama keluarga di taman bermain dan arena outbond, dan berenang dengan air jernih dan segar langsung dari Umbul Pacinan di kolam renang.

5) Acara Budaya dan Keagamaan

Masyarakat sekitar batu seribu masih memegang teguh adat istiadat dan budaya. Biasanya, beberapa bulan sekali diadakan panggung hiburan yang menampilkan budaya setempat dan musik tradisional misalnya Campursari. Selain acara budaya, obyek wisata batu seribu juga sering digunakan masyarakat sekitar Batu Seribu untuk acara keagamaan, diantaranya adalah Padusan bagi umat beragama Islam serta kebaktian padang atau jalan salib bagi umat beragama Kristen dan Khatolik.

6) Potensi dan Daya Tarik Kawasan Obyek Wisata Batu Seribu

Kawasan Obyek Wisata Batu memiliki potensi dan daya tarik yang besar bagi wisatawan. Potensi dan daya tarik Kawasan Obyek Wisata Batu Seribu dilihat dari pendekatan 4A (Atraksi, Aksesibilitas, Amenitas, dan Aktifitas).

a. Atraksi

Alam: Kawasan Batu Seribu merupakan perpaduan wisata alam dari gunung, lembah, hutan, taman bermain, sendang dan umbul.
Budaya: Pertunjukan kesenian dan musik tradisional Campursari.
Keagamaan: Padusan bagi umat beragama Islam, kebaktian padang atau jalan salib bagi umat beragama Kristen dan Khatolik.

b. Aksesibilitas

Letak Strategis: Batu Seribu mudah diakses melalui jalan alternatif Wonogiri – Yogyakarta.
Akses Jalan: Kondisi jalan utama menuju Baru Seribu cukup baik dan sudah di aspal.
Sarana Transportasi: Sarana transportasi untuk menuju obyek wisata Batu Seribu hanya sarana ojek, sarana angkutan umum belum ada.
Petunjuk Arah: Sudah ada petunjuk arah menuju Batu Seribu

c. Amenitas

Jasa Angkutan: Bus dan angkutan umum (hanya sampai di jalan utama), ojek
Rumah makan / warung makan: belum ada rumah makan yang besar, hanya warung – warung kecil biasa.
Pos Keamanan dan Jasa Pemandu: Belum ada

d. Aktifitas

Wisatawan: menikmati sejuk suasana hutan Batu Seribu, menikmati pemandangan alam sekitar Batu Seribu dari gardu pandang, berkemah di camping ground (bumi perkemahan), bermain bersama keluarga di taman bermain dan arena outbond, dan berenang dengan air jernih dan segar langsung dari Umbul Pacinan di kolam renang
Penduduk: Bertani dan berjualan


Kunjungi Juga Menara Pandang Soko Gunung



Akan lebih ramai lagi wisatawan yang berkunjumg ke Kabupaten Sukoharjo atau tepatnya ke Wisata Batu Seribu apabila pemerintah dapat mengembangkan objek wisata tersebut menjadi objek wisata air modern seperti water boom, membenahi taman bermain anak-anak dan outbond, mendaki bukit, memperlebar akses jalan dan area parkir sehingga bus pariwisata dapat masuk ke area Wisata Batu Seribu, dan menambah moda transportasi umum dari jalan utama masuk ke objek wisata. Ini hanya uneg-uneg dari penulis wisataarea.com dan semoga dapat dibaca oleh pemerintah dan atau investor yang berminat untuk mengembangkan objek wisata Batu Seribu agar menjadi salah satu destinasi wisata di Kabupaten Sukoharjo.

Semoga bermanfaat dan selamat berwisata. Jangan Lupa Jagalah Kebersihan dan Buanglah Sampah Pada Tempatnya!!! wisataarea.com (:

Related Posts:

0 Response to "Wisata Batu Seribu atau Bangseng"

Post a Comment