Museum Antonio Blanco Ubud Bali Indonesia

Museum Antonio Blanco

Museum Antonio Ubud Bali, area wisata Ubud Bali sudah sangat terkenal bagi wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara. Ada  banyak hal menarik dari daerah Ubud yang menarik wisatawan untuk datang mengunjunginya, dan ada banyak hal juga yang dapat kita lakukan di area wisata Ubud Bali. Salah satu tempat menarik di Ubud Bali, yang banyak mendapat kunjungan dari wisatawan adalah Museum Antonio Blanco Ubud Bali. 


pintu gerbang masuk entry museum antonio blanco ubud bali indonesia
Antonio Blanco


Pulau Bali merupakan salah  satu dari ribuan kepulauan di Indonesia yang  sangat terkenal bagi wisatawan lokal dan bahkan mancanegara sekalipun pasti sudah tau dengan Pulau Bali dan juga berbagai macam destinasi wisatanya yang berupa wisata alam, wisata kebudayaan, wisata kuliner,wisata religi, wisata belanja dan lain sebagainya  yang sudah sangat mendunia.
Siapa yang tak mengenal Pulau Bali, pulau dengan sejuta wisata dan merupakan tempat rekreasi keindahan alam dan budaya yang sangat terkenal tidak hanya dalam negeri namun juga sampai ke luar negeri .

Objek wisata yang terkenal dan banyak terkenal adalah berupa wisata alam pantai seperti pantai Kuta atau Sanur dan kebudayaan seperti tari Kecak atau Barong sebagai contohnya. Namun selain dari objek wisata tersebut Pulau Bali masih banyak memiliki destinasi wisata yang tidak kalah menariknya untuk dikunjungi dan salah satunya adalah Wisata Antonio Blanco Lukisan di Ubud Bali Indonesia. Museum Aantonio Blanco Ubud Bali merupakan bukti bahwa keindahan Bali tak hanya terletak pada alamnya yang menawan dan asri. Selain Museum Antonio Blanco di Ubud Bali juga terdapat beberapa museum lainnya seperti Agung Rai Museum atau ARMA, Museum Neka dan Museum Puri Lukisan.

gapura pintu masuk museum blanco ubud bali Indonesia
 

Jika kita sedang mencari informasi tentang museum Blanco Ubud Bali, jika iya maka disinilah tempat yang tepat untuk mendapatkan informasi tersebut. Karena disini saya selaku penulis sekaligus admin wisataarea.com akan sedikit memberikan informasi tentang sejarah museum Antonio Blanco, alamat dan lokasi pada umumnya.


Kunjungi Juga Museum Puri Lukisan Ubud


Jika kita berkunjung ke Pulau Bali sepertinya belum lengkap jika kita tidak berkunjung ke daerah Ubud Bali, karena di daerah ini terdapat banyak destinasi wisata yang terkenal seperti, Tampak Siring, onkey Forest Ubud, Taman Saraswati sebagai tempat pertunjukan tari Kecak dan masih banyak lagi.

Wisata di Bali tidak akan lengkap rasanya jika tidak wisata ke Ubud Bali. Tempat wisata di Ubud salah satu favorit wisatawan terutama wisatawan mancanegara untuk berlibur. Tempat wisata ini menawarkan beranekaragam aktivitas wisata yang berbeda dengan tempat wisata fovorit lainya di Bali.

lukisan di dalam ruangan museum antonio blanco
Lukisan dalam Museum


Tempat wisata di Ubud sangat cocok sekali bagi wisatawan yang ingin berwisata atau menikmati daerah pedesaan dengan suasana tenang dengan lingkungan alam yang masih damai, tenang dan asri.
Sebagian besar para pepcinta seni lukis, selalu menyempatkan diri untuk liburan ke Ubud. Karena di tempat wisata Ubud, terdapat banyak museum yang menawarkan koleksi lukisan dari pelukis terkenal mancanegara dan pelukis Indonesia. Salah satu museum yang sangat terkenal di Ubud adalah Museum Antonio Blanco Ubud.

Tentang Museum Blanco Ubud Bali

Museum Antonio Blanco sendiri berisi banyak sekali karya seni lukisan yang dibuat oleh beliau sendiri, Antonio Blanco. Tempat ini juga cocok bagi kita yang memiliki jiwa apresiasi seni yang tinggi, jadi kita bisa mengulas karya-karya yang diciptakan oleh Mario Antonio Blanco.

Disana kita bisa menikmati karya-karya beliau yang pastinya memiliki keindahan yang luar biasa dan sudah diakui oleh dunia Internasional. Walaupun beliau bukanlah orang Indonesia, tetapi karyanya sangat dihormati di Indonesia bahkan oleh dunia mancanegara. Jumlah lukisa yang ada di Museum Antonio Blanco Ubud lebih kurang ada 300 lukisan.

Penasaran kan tentang Museum Antonio Blanco Bali ini? Silahkan simak ulasan lengkap dari saya berikut ini…


Sejarah Museum Antonio Blanco Ubud Bali

Seorang pelukis berdarah keturunan Spanyol dan Amerika bernama Mario Antonio Blanco, sangat terkenal dengan karya seni yang menggambarkan wanita. Pada tahun 1953, dia menikahi seorang penari Bali dan menggunakan istrinya sebagai model lukisan yang bernama Ni Ronji.

Pemilik museum Blanco di Ubud adalah seorang pria kelahiran Manila, Filipina 15 September 1912, membangun sebuah rumah sekaligus museum di atas tanah pemberian Raja Ubud dari Puri Saren, Tjokorde Gde Agung Sukawati.


Kunjungi Juga Museum Neka Ubud


Beliau terkenal karena karya-karyanya yang sangat indah, salah satunya yaitu ketika Antonio Blanco membuat sebuah lukisan yang menggambarkan keindahan tubuh seorang wanita Bali. Karya tersebut tidak hanya populer di Bali saja, melainkan hingga dunia internasional.

Seiring berkembangnya waktu, Antonio Blanco kemudian mendirikan rumah dan juga museum yang berisi karya-karyanya yang dipamerkan hingga sekarang ini. Museum tersebut dibangun pada tanggal 28 Desember 1998 diatas tanah yang diberikan oleh Raja Ubud dari Puri Saren. Kurang lebih 300 lukisannya dipajang dimuseum tersebut dan terawat dengan sangat baik hingga sekarang ini.

Meseum yang terletak di areal perbukitan sungai Campuhan Ubud Bali setiap hari museum ini tidak pernah sepi dari pengunjung. Sekitar 100 orang sampai 150 orang wisatawan lokal maupun mancanegara yang datang dan tertarik melihat hasil karya sang maestro. Menurut wisatawan dari Spayol, Amerika Serikat, Rusia, Jepang dan Australia yang datang berkunjung ke Museum Blanco Ubud Bali, karya lukis Antonio Blanco memiliki nilai seni yang tinggi terhadap kehidupan masyarakat Bali.

Penghargaan Terhadap Antonio Blanco

Antonio Blanco menerima banyak penghargaan akan hasil karya seninya, seperti Tiffany Fellowship (sebuah penghargaan khusus dari perkumpulan Artist di Honolulu Hawai), penghargaan Chevalier du Sahametrai di Kamboja, penghargaan dari presiden Soekarno dan hadiah Seni Kritik di Spanyol. Antonio Blaco juga mendapatkan penghargaan dari Raja Spanyol yang pada saat itu Juan Carlos I, dengan memberikan gelar “Don” di depan namanya.

penampakan ruangan dalam museum antonio blanco ubud bali indonesia



Mantan Presiden Soeharto dan Presiden Soekarno, sangat mengagumi lukisan yang memfokuskan pada keindahan fisik perempuan Bali. Sekitar 300 karya seni tersimpan dengan rapi di museum Antonio Blanco di Ubud, yang dibangun pada tanggal 28 Desember 1998.
Don Antonio Blanco meninggal dunia pada tanggal 10 Desember 1999 di Denpasar, karena penyakit ginjal dan hati. Antonio Blanco memiliki empat orang anak yaitu, Cempaka, Mario, Orchid dan Mahadewi. Dari keempat anaknya, hanya Mario Blanco yang mewarisi bakat sang ayah. Namun hasil karyanya lebih menampilkan pada kehidupan alam dan lingkungan di sekitarnya berbeda dengan sang ayah.

Alamat dan Lokasi Museum Blanco Ubud Bali

Museum Blanco Ubud terletak di desa Campuan, Ubud Bali – Indonesia P.O. Box 80571. Atau tepatnya Jl. Raya Penestanan No.8, Sayan, Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali 80571.
Jika kita masih kesulitan untuk menemukan lokasi Museum Blanco kita bisa menggunakan aplikasi berbasis map atau peta atau dengan bertanya langsung pada warga sekitar.
Harga Tiket Masuk dan Fasilitas di Museum Blanco Ubud.


Kunjungi Juga ARMA Museum Ubud

 
Berbagai fasilitas juga telah disediakan oleh pengelola museum bagi wisatawan yang datang. Seperti restoran, art shop, toilet dan ruang santai. Cukup dengan membayar tiket Rp 30,000 (untuk pengunjung warganegara Indonesia) anda bebas berkeliling di areal museum.
Sedangkan untuk wisatawan asing, akan dikenakan biaya tiket masuk museum Blanco Ubud sebesar Rp 50,000 per orang. Jam buka museum adalah setiap hari, termasuk hari libur dan hari minggu, dari jam 09:00 – 17:00.

Menuju ke The Blanco Renaissance Museum

Bagaimana cara untuk berkunjung menuju ke Museum Blanco Ubud? Bagi anda yang menginap di kawasan objek wisata Ubud, tentunya sangatlah mudah. Dengan menggunakan taksi adalah cara terbaik berkunjung ke Museum Blanco Ubud jika tidak membawa kendaraan pribadi. Tentunya saat kita berwisata di Ubud, pastinya tidak hanya ingin mengujungi Museum Blanco Ubud saja, melainkan ingin mengunjungi objek wisata yang lain baik di Ubud atau objek wisata di Pulau Bali yang lain. Selain menggunakan taksi kita juga bisa menyewa mobil beserta pengemudinya jadi kita tidak perlu khawatir akan tersesat.


Terimakasih atas kunjungannya. Semoga bermanfaat dan selamat berwisata. Jangan Lupa Buanglah Sampah Pada Tempatnya!!! wisataarea.com (:

Related Posts:

Museum Puri Lukisan Ubud Bali

Museum Puri Lukisan Ubud Bali Indonesia


Museum Puri Ubud Bali, area wisata Ubud Bali sudah sangat terkenal bagi wisatawan lokal sampai ke mancanegara. Ada  banyak hal menarik dari daerah Ubud yang menarik wisatawan untuk datang mengunjunginya, dan ada banyak hal juga yang dapat kita lakukan di tempat wisata Ubud Bali. Salah satu tempat menarik di Ubud Bali, yang banyak mendapat kunjungan dari wisatawan adalah Museum Puri Lukisan Ubud Bali.

Pulau Bali merupakan salah  satu dari ribuan kepulauan di Indonesia yang  sangat terkenal bagi wisatawan lokal dan bahkan mancanegara sekalipun pasti sudah tau dengan Pulau Bali dan juga berbagai macam destinasi wisatanya yang berupa wisata alam, wisata kebudayaan, wisata kuliner,wisata religi, wisata belanja dan lain sebagainya  yang sudah sangat mendunia.

Museum Puri Lukisan Ubud Bali Indonesia jam buka
Museum Puri Lukisan


Siapa yang tak mengenal Pulau Bali, pulau dengan sejuta wisata dan merupakan sumbernya keindahan yang sangat terkenal tidak hanya dalam negeri namun juga sampai ke mancanegara.  Objek wisata yang terkenal dan banyak terkenal adalah berupa wisata alam pantai seperti pantai Kuta atau Sanur dan kebudayaan seperti tari Kecak contohnya. Namun selain dari objek wisata tersebut Pulau Bali masih banyak memiliki destinasi wisata yang tidak kalah menariknya untuk dikunjungi dan salah satunya adalah Wisata Museum Puri Lukisan di Ubud Bali Indonesia. Museum Puri Lukisan Ubud Bali merupakan bukti bahwa keindahan Bali tak hanya terletak pada alamnya yang menawan dan asri. Selain Museum Puri Lukisan di Ubud Bali juga terdapat beberapa museum lainnya seperti Agung Rai Museum atau ARMA, Museum Neka dan Museum Blanco.
 

Kunjungi Juga Agung Rai Museum of Art ARMA


Museum Puri Lukisan Ubud Bali Indonesia, merupakan salah satu museum tertua yang ada di Pulau Bali, museum ini lebih mengkhususkan hasil karya seni lukis Bali traditional dan modern, serta seni ukir dan khusunya ke ukiran kayu.

Jika kita menyukai seni lukis traditional Bali dan menyukai seni ukiran kayu, maka museum Puri Lukisan salah satu yang dapat kami rekomendasikan untuk di kunjungi saat berwisata ke Pulau Bali.

Temukan gaya unik seni lukis Bali di museum seni tertua di pulau ini yaitu museum Puri Lukisan Ubud, yang dibangun oleh pelukis Belanda dan mantan pangeran Ubud.

Terletak di antara taman tropis di tengah Ubud Pulau Bali, Museum Puri Lukisan adalah museum seni tertua di Bali. Museum ini memiliki koleksi lukisan Bali tradisional, ukiran kayu, dan karya seni Bali kontemporer yang menawan. Puri Lukisan bermakna "istana lukisan".

Sebagian besar karya di museum ini difokuskan pada seni, budaya, dan sejarah pulau Bali. Museum ini juga memamerkan karya para ekspatriat Eropa, termasuk Walter Spies dari Jerman dan Rudolf Bonnet dari Belanda.

Pada tahun 1936, Bonnet mendirikan Pita Maha, sebuah koperasi untuk mendukung perkembangan seniman Bali. Dengan bantuan pangeran Ubud Tjokorda Gede Agung Sukawati, Bonnet membentuk Museum Puri Lukisan pada tahun 1954. Bonnet menjadi kurator pertama museum ini. Keduanya meninggal pada tahun 1978, namun peninggalannya abadi.


Kunjungi Juga Museum Neka Ubud Bali


Kunjungi galeri asli museum, bernama Pitamaha, untuk melihat lukisan karya seniman Eropa berpengaruh yang tinggal di Bali dan para muridnya. I Gusti Nyoman Lempad adalah salah satunya; ia melukis mural di bagian luar, sebuah replika penggambaran asli persawahan setempat.

Di galeri lain, jelajahi seni Bali pasca-Perang Dunia II dan lihat contoh-contoh gaya Kamasan klasik, yang berasal dari Jawa. Ada juga koleksi karya yang berfokus pada adegan dan pemandangan Bali tradisional. Saksikan karya seni pahat di seluruh areal.

Luangkan beberapa jam di kompleks ini, yang memiliki toko buku, toko oleh-oleh, dan bale (kedai kopi) untuk menikmati penganan. Museum ini juga mengadakan tur terpandu, pameran, dan lokakarya, yang meliputi melukis, menari, musik, ukir, dan batik. Periksa situs web museum untuk mengetahui tarif dan programnya.


Kunjungi Juga Monkey Forest Ubud



Museum Puri Lukisan terletak di sepanjang jalan utama Ubud. Parkir tersedia secara gratis. Museum ini buka setiap hari, kecuali libur umum. Dikenakan sedikit ongkos masuk bagi pengunjung 15 tahun ke atas. Kamera dengan lampu kilat dan tripod dilarang. Sebagian besar karya seni memiliki petunjuk dalam bahasa Inggris untuk memudahkan bagi wisatawan yang kebanyakan mancanegara.

Lokasi Museum Puri Lukisan Ubud

Ketika ingin berkunjung ke suatu tempat pasti hal pertama yang akan kita lakukan adalah mencari tau dimana lokasi wisata tersebut berada. Lokasi museum Puri Lukisan Ubud berada di Jalan Raya Ubud yang dimana lokasinya sangat dekat dengan pasar seni Ubud dengan jarak hanya sekitar 300 meter ke arah barat. Atau kita bisa melihatnya melalui peta di Peta Lokasi Puri Lukisan Ubud.

Waktu Buka dan Harga Tiket Masuk Museum Puri Lukisan

Museum Puri Lukisan ini buka dari jam 09:00 – 18:00 (waktu Bali) dan buka setiap hari, kecuali pada hari raya Nyepi. Dengan harga tiket masuk akan dikenakan sebesar Rp 75.000 per orang dewasa. Harga tiket masuk sudah termasuk minuman yang menyegarkan dan kue. Untuk anak-anak yang berumur di bawah 15 tahun dan ditemani oleh orang tua, tidak akan dikenakan biaya tiket masuk alias gratis.

Kolesi Seni Museum Puri Lukisan

Karya seni di museum Puri Lukisan ini diletakkan pada empat bangunan berbeda di komplek museum. Untuk dapat melihat semua hasil karya seni di museum Puri Lukisan ini, setidaknya kita harus meluangkan waktu kurang lebih sekitar 2 jam. Koleksi lukisan pada museum Puri Lukisan mulai dari gaya lukis Batuan, gaya lukis Sanur, gaya lukis Ubud.

Kendaraan Untuk Menuju Museum Puri Lukisan

Apabila kita berlibur di Pulau Bali danmenginap di daerah Ubud maka kita dapat menggunakan alat transportasi taksi untuk menemukan lokasi museum Puri Lukisan, selain jaraknya yang tidak terlalu jauh juga taksi dapat kita temukan dimana saja apabila kita tidak membawa kendaraan pribadi.


Terimakasih atas kunjungannya. Semoga bermanfaat dan selamat berwisata. Jangan Lupa Buanglah Sampah Pada Tempatnya!!! wisataarea.com (:

Related Posts:

Museum Neka Ubud Bali

Museum Neka Ubud Bali Indonesia

Museum Neka Ubud Bali, area wisata Ubud Bali sudah sangat terkenal dari wisatawan lokal sampai ke mancanegara dan banyak hal menarik dari daerah Ubud yang menarik wisatawan untuk datang mengunjunginya, dan ada banyak hal juga yang dapat kita lakukan di tempat wisata Ubud Bali. Salah satu tempat menarik di Ubud Bali, yang banyak mendapat kunjungan dari wisatawan adalah Museum Neka Ubud Bali. Pastinya kita sudah pernah atau sering mendengar pelukis terkenal Indonesia, yang bernama Affandi dan Bagong Kussudiardjo. Maka Museum Neka Ubud, salah satu tempat tempat wisata di Ubud Bali yang harus di kunjungi.

Pulau Bali merupakan salah  satu dari ribuan kepulauan di Indonesia yang  sangat terkenal bagi wisatawan lokal dan bahkan mancanegara sekalipun pasti sudah tau dengan Pulau Bali dan juga berbagai macam destinasi wisatanya yang berupa wisata alam, wisata kebudayaan, wisata kuliner,wisata religi, wisata belanja dan lain sebagainya  yang sudah sangat mendunia.

gerbang pintu masuk neka museum bali indonesia
Gerbang Masuk Neka Museum


Siapa yang tak mengenal Bali, kota sejuta wisata dan merupakan sumbernya keindahan yang sangat terkenal tidak hanya dalam negeri namun juga sampai ke mancanegara.  Objek wisata yang terkenal dan banyak terkenal adalah berupa wisata alam pantai seperti pantai Kuta atau Sanur dan kebudayaan seperti tari Kecak contohnya. Namun selain dari objek wisata tersebut Pulau Bali masih banyak memiliki destinasi wisata yang tidak kalah menariknya untuk dikunjungi dan salah satunya adalah Wisata Museum Neka di Ubud Bali Indonesia. Museum Nekka Ubud Bali merupakan bukti bahwa keindahan Bali tak hanya terletak pada alamnya yang menawan dan asri. Selain Museum Neka di Ubud Bali juga terdapat beberapa museum lainnya seperti Agung Rai Museum atau ARMA, Museum Puri Lukisan dan Museum Blanco.


Kunjungi Juga Agung Rai Museum of Art ARMA


Lokasi Neka Art Museum Di Ubud

Museum Neka Ubud Bali, lokasinya berada di Jalan Raya Campuhan, Kedewatan, Ubud, Bali, Indonesia. Jika kita ingin melihat lokasi museum Neka di peta, silakan klik link ini, peta lokasi museum Neka.

Asal – Usul da Sejarah Museum Neka Ubud

Museum Neka Ubud Bali, dibuka pada tahun 1982. Nama Museum berasal dari nama seorang guru, yang memiliki kegemaran dalam mengkoleksi lukisan, nama guru tersebut adalah Suteja Neka.
Bangunan museum Neka Ubud Bali, memiliki arsitektur khas Bali yang unik dengan standar museum International. Selain bangunan museum Neka sangat terawat, cara menampilkan hasil seni lukis di museum Neka sangat terorganisir dan rapi. Ini akan sangat memudahkan pengunjung, untuk mengerti dan menikmati seni lukis. Setiap tahun lukisan di museum Neka bertambah banyak dan saat ini ada lebih dari 300 lukisan yang merupakan hasilkarya seniman mancanegara ataupun pelukis Indonesia.

Waktu Buka Dan Biaya Tiket Masuk Neka Art Museum

Tiket masuk akan dikenakan sebesar Rp 50.000, untuk orang dewasa dan anak-anak di bawah 12 tahun gratis. Untuk jam buka dapat anda lihat di bawah ini.
•    Senin – Sabtu: 09:00 – 17:00
•    Minggu: 13:00 – 17:00
•    Hari libur nasional, tutup.

Rute dan Cara Terbaik Mengunjungi Museum Neka Ubud Bali

Saat kita berwisata di Ubud Bali atau pada suatu tempat, tentunya kita akan memerlukan sarana transportasi apabila kita tidak menggunakan kendaraan pribadi untuk mengunjungi tempat tempat wisata di Bali yang kita inginkan. Jika kita menginap di Ubud dan hanya ingin wisata ke satu tempat wisata di Ubud. Menggunakan taksi adalah cara terbaik. Banyak taksi yang tersedia di Ubud, jadi kita tidak akan kesulitan untuk mencari sarana transportasi taksi disana.


 Kunjungi Juga Tampak Siring Ubud


Jika kita tidak terlalu familiar dengan tempat wisata di Ubud Bali, kami sarakan anda untuk mencari paket Ubud Tour disana. Sebagain besar penyedia paket liburan di Bali telah memasukkan biaya tiket masuk objek wisata dan makan siang jadi kita tidak perlu khawatir. Dengan membeli paket tour ke Ubud, jadwal liburan kita akan lebih terencana dan anggara liburan sudah di ketahui dari awal sehingga akan lebih hemat.

Info Tambahan Tentang Museum Neka Ubud Bali

Museum Neka Ubud merupakan salah satu tempat di Bali dimana kita dapat melihat lukisan karya pelukis ternama yaitu Affandi. Di Neka Art Mueum terdapat dua lukisan karya Affandi di museum Neka Ubud, yaitu:
1.    Lukisan Tari Barong & Rangda, tahun 1973. Dengan ukuran lukisan 100 x 185 cm.
2.    Lukisan Perahu Nelayan, tahun 1975. Dengan ukuran lukisan 103 x 129 cm.

Selain Pelukis Affandi, museum Neka Ubud juga memamerkan lukisan dari pelukis Bagong Kussudiardjo, dengan judul lukisan Penari, dibuat pada tahun 1990, dengan ukuran lukisan 143 x 295 cm.
Sumber data dari, Museum Neka.
 
Terimakasih atas kunjungannya. Semoga bermanfaat dan selamat berwisata. Jangan Lupa Buanglah Sampah Pada Tempatnya!!! wisataarea.com (:

Related Posts:

Candi Gunung Kawi di Ubud Bali Indonesia

Wisata Candi Gunung Kawi Ubud Bali

Pulau Bali merupakan salah  satu dari ribuan kepulauan di Indonesia yang  sudah sangat terkenal bagi wisatawan lokal dan bahkan mancanegara sekalipun pasti sudah kenal dengan Pulau Bali dan juga berbagai macam destinasi wisatanya yang berupa wisata alam, wisata kebudayaan, wisata kuliner,wisata religi, wisata belanja dan lain sebagainya  yang sudah sangat mendunia.

Ukiran candi Gunung Kawi
candi Gunung Kawi



Siapa yang tak mengenal Bali, kota sejuta wisata dan merupakan sumbernya keindahan yang sangat terkenal tidak hanya dalam negeri namun juga sampai ke mancanegara.  Objek wisata yang terkenal dan banyak terkenal adalah berupa wisata alam pantai dan kebudayaan tari Kecak. Namun selain dari objek wisata tersebut Pulau Bali masih banyak memiliki destinasi wisata yang tidak kalah menariknya untuk dikunjungi dan salah satunya adalah Wisata Candi Gunung Kawi. Candi Gunung Kawi merupakan bukti bahwa keindahan Bali tak hanya terletak pada alamnya yang menawan dan asri, namun pada peninggalan sejarahnya yang juga kental. Adalah Candi Gunung Kawi inilah yang bisa dijadikan lokasi wisata sejarah yang layak untuk dikunjungi.

Mendengar kata “Gunung Kawi” mungkin ingatan kita akan melayang pada sebuah gunung cukup terkenal di Jawa Timur yang sering dijadikan sebagai tempat pesugihan untuk mencari kekayaan secara instan. ya, Gunung Kawi yang terletak di dekat Gunung Butak tersebut terkenal sampai ke seantero negeri ini. Namun, bukan Gunung Kawi itu yang kita maksud melainkan Candi Gunung Kawi yang terletak di Tampaksiring, Bali Indonesia.

Sejarah Candi Gunung Kawi

Sebelum kita membahas tentang Objek Wisata Gunung Kawi lebih dulu kita akan menyinggung sedikit tentang sejarah dari objek wisata tersebut. Objek Wisata Gunung Kawi merupakan salah satu cagar budaya dan tujuan wisata di Pulau Bali. Bangunan yang terdapat disini adalah berupa ukiran candi yang dibangun pada abad ke – 11. Berlokasi di dekat sungai Pakerisan, wilayah Tampak Siring yang berada di sebelah timur laut tempat wisata Ubud Bali.


Kunjungi Juga Tampak Siring


Candi Gunung Kawi merupakan peninggalan sejarah abad ke-11 dimana di kompleks candi tersebut terdapat pemakaman keluarga raja, permaisuri dan keturunannya yang pernah memerintah di wilayah Bali. Raja Udayana merupakan yang paling terkenal di Bali dan berasal dari Dinasti Warmadewa. Beliau menikah dengan seorang puteri raja dari Kerajaan Kediri bernama Gunapriya Dharma Patni, yang kemudian dikaruniai dua orang anak yaitu Erlangga dan Anak Wungsu.
Setelah Raja Udayana turun tahta, Anak Wungsu pun tampil menggantikan ayahnya yang terjadi antara tahun 1049-1077. Setelah meninggal, abu jenazahnya kemudian disimpan dalam salah satu candi di sekitar kompleks Candi Gunung Kawi. Makanya tak heran kalau candi ini sangat dijaga kelestariannya karena menyimpan nilai sejarah dan seni yang tak terhitung harganya.


Di Objek Wisata Candi Gunung Kawi, terdapat candi yang dipahat di tebing batu di ketinggian 7 meter dengan jumlah 10 candi. Dulunya fungsi dari candi ini adalah tempat untuk pemujaan raja Udayana. Penafsiran akan fungsi candi ini, berdasarkan sebuah prasasti yang di temukan di tempat wisata ini. Pada area Objek Wisata Candi Gunung Kawi terdapat tiga kelompok candi yang berada di tempat wisata Gunung Kawi, yaitu kelompok candi Lima. Kenapa disebut candi lima, karena disini terdapat lima candi terpahat di tebing bagian timur dan kelima candi menghadap ke arah barat. Candi Lima didedikasikan untuk raja Udayana dan Anak Wungsu beserta keluarganya. Kelompok yang kedua bernama candi empat, letaknya di bagian sebelah barat dari tempat wisata Candi Gunung Kawi. Candi empat didedikasikan untuk selir dari Anak Wungsu. Sedangkan di bagian barat daya terdapat 1 candi atau candi yang kesepuluh. Candi yang ke sepuluh ini di dedikasikan untuk perdana menteri yang menjabat pada pemeritahan Anak Wungsu.


Kunjungi Juga Pura Goa Gajah Ubud Bali 



Tidak ada yang tahu pasti mengenai asal mula kata “Gunung Kawi”. Namun, berdasarkan tinjauan etimologi, Gunung Kawi berasal dari dua gabungan kata yakni “Gunung” dan “Kawi”. Gunung berarti daerah yang berumpak-umpak dan memiliki puncak diatasnya (pegunungan), dan Kawi bermakna pahatan. Maka, maksud dari kata “Gunung Kawi” adalah pahatan-pahatan yang terdapat di pegunungan atau padas pahatan.


Kunjungi Juga Monkey Forest Ubud


Bangunan Sekitar Candi Gunung Kawi

Di sebelah tenggara kompleks candi Gunung Kawi ini terdapat sebuah wihara yang dijadikan sebagai tempat tinggal pendeta Budha atau Bhiku. Peninggalan candi dan wihara ini bisa ditafsirkan sebagai penghargaan atas keragaman agama dan budaya yang sudah ada di Bali sejak dahulu kala. Sehingga dengan berkunjung ke Candi Gunung Kawi kita dapat belajar mengenai sejarah, kebudayaan, dan sekaligus menikmati keindahan alam di sekitar kompleks candi yang dijamin keindahannya.

Rute menuju Candi Gunung Kawi

Kompleks candi ini termasuk objek wisata yang sangat strategis karena lokasinya yang tidak seberapa jauh dari Kota Denpasar Bali. Dari Kota Denpasar Bali, kita bisa berkendaraan sekitar 40 km jauhnya menuju ke arah Tampaksiring yang terletak di Kabupaten Gianyar, Bali, yang merupakan lokasi Candi Gunung Kawi. Kompleks candi sendiri sudah bisa dilihat dan dinikmati setelah melewati gapura dan 315 anak tangga di pinggir Sungai Pakerisan  yang terletak di candi tersebut.
Atau silahkan lihat peta disini

Harga Tiket Masuk Candi Gunung Kawi

Untuk harga tiket masuk wisata Candi Gunung Kawi tahun adalah Rp. 15.000 / orang. Dan untuk waktu buka objek wisata ini adalah mulai pukul 07.00 – 17.00 waktu setempat.


Terimakasih atas kunjungannya. Semoga bermanfaat dan selamat berwisata. Jangan Lupa Buanglah Sampah Pada Tempatnya!!! wisataarea.com (:

Related Posts:

Wisata Pura Goa Gajah Ubud

Wisata Goa Gajah Ubud Bali

Pulau Bali merupakan salah  satu dari ribuan kepulauan di Indonesia yang  sudah sangat terkenal bagi wisatawan lokal dan bahkan mancanegara sekalipun pasti sudah kenal dengan Pulau Bali dan juga berbagai macam destinasi wisatanya yang berupa wisata alam, kebudayaan, kuliner, religi, belanja dan lain sebagainya  yang sudah sangat mendunia.

Obyek wisata di Pulau Bali, tidak hanya dikenal oleh para wisatawan lokal maupun mancanegara dengan pantai ataupun menonton pertunjukan tari kecak saja. Salah satu obyek wisata Pulau Bali yang menarik lainnya, yang ramai di kunjungi wisatawan saat berlibur di Pulau Bali adalah objek wisata Goa Gajah di Ubud.


pintu masuk pura goa gajah Ubud Bali
Goa Gajah


Objek Wisata Goa Gajah ini, hampir setiap hari ramai dikunjungan oleh para wisatawan lokal dan para wisatawan mancanegara yang mengunjungi Pulau Bali, baik wisatawan mancanegara maupun wisatawan Indonesia. Karena objek wisata Goa Gajah ini banyak mendapatkan minat dari wisatawan. Maka banyak penyedia jasa paket Bali tour murah, memasukan objek wisata ini dalam jadwal tour mereka.


Kunjungi Juga Pura Taman Saraswati



Wisata Pura Goa Gajah adalah salah satu pura tertua dan bersejarah yang menjadi salah satu simbol dan saksi perkembangan peradaban masyarakat Hindu dan Budha di pulau Bali. Goa Gajah jika di artikan maka bermakna gajah. Mengapa di namakan Goa Gajah? karena salah satu kompleks pura terdapat sebuah goa dengan ukiran besar di pintu masuknya yang menyerupai gajah, maka itulah pura ini disebut pura goa gajah.

Sejarah Pura Goa Gajah

Pura Gajah Sendiri masih memiliki perdebatan kapan di bangun secara detail, namun menurut catatan kerajaan Majapahit yang bertahun 1365 AD menyatakan bahwa pura Goa Gajah di bangun oleh sebuah kerajaan di Bali bernama kerajaan Bedahulu pada abad ke 11 AD. atau sebelum pengaruh budaya kerajaan Majapahit masuk ke pulau Bali. Dalam catatan tersebut juga menyebutkan bahwa Pura Goa Gajah digunakan untuk pemujaan oleh dua agama sekaligus yaitu Hindu dan Buddha atau saat itu disebut dengan agama Siwa-Budha dan dalam perkembangan selanjutnya ketika popularitas agama Budha meredup pura Goa Gajah tetap digunakan pemeluk Hindu sebagai tempat pemujaan. Kompleks candi ini juga adalah sebuah situs arkeolog dimana pada bagian halaman pura terdapat banyak potongan-potongan arca dan candi yang belum selesai disusun.

Asal Usul Nama Goa Gajah

Asal – Usul nama Goa Gajah berasal dari kata “ Lwa Gajah”. Pada lontar Negarakertagama yang disusun oleh Mpu Prapanca pada tahun 1365 M, terdapat nama “ Lwa Gajah”. Jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia, maka kata “ Lwa “ berarti sungai dan Gajah yang berarti wihara tempat pemujaan para Bhiksu umat beragama Budha. Maka nama kata “ Lwa Gajah” dapat diartikan sebagai tempat pertapaan para Bhiksu umat beragama Budha yang lokasinya berada di tepi sungai.
Dari areal parkir menuju ke lokasi pertapaan, kita harus menuruni beberapa anak tangga. Tempat pertapaan ini dikelilingi pepohonan hijau yang rindang dan hijau, sehingga suasananya sangat sejuk dan asri. Menurut petugas yang menjaga obyek wisata ini, pepohonan tersebut sudah berusia ratusan tahun.


Kunjungi Juga Monkey Forest Ubud


Komplek objek wisata Goa Gajah Ubud secara keseluruhan dapat kita lihat dari tangga tempat kita berpijak. Pada saat kita sampai di area bawah setelah menuruni anak tangga, akan terdengar gemericik suara air yang mengalir dari pancuran arca. Bebatuan bekas bangunan yang dulunya hancur akibat gempa, juga ditemukan di sekitar pancuran. Sedangkan Goa Gajah Giayar sendiri, letaknya tidak jauh dari pancuran arca tersebut.

Pintu masuk melalui mulut goa hanya cukup untuk dimasuki 1 orang saja dengan bergantian. Disisi luarnya terdapat ukiran dan 2 patung penjaga yang berada di sebelah kanan dan kii mulut goa. Bagian dalam goa berbentuk huruf T, dengan tinggi sekitar 2 meter dan lebar 2 meter. Pada bagian sebelah kiri dan kanan lorong juga terdapat ceruk yang  mungkin pada jaman dahulu adalah tempat bertapa. Namun sekarang wisatawan dapat duduk maupun berbaring disana. Pada ujung barat lorong terdapat Arca Ganesha dan ujung timur lorong terdapat 3 lingga.


Kunjungi Juga Tampak Siring Bali


Selain itu di sekitar area goa gajah, juga terdapat patung petirtaan dengan tujuh patung widyadara–widyadari yang sedang memegang air suci. Total patungnya ada tujuh, yang merupakan symbol dari tujuh sungai di India, tempat kelahiran agama Hindu dan Budha.

Lokasi Goa Gajah dan Pilihan Transportasi Terbaik

Goa Gajah Ubud Bali lokasinya berada di sebelah barat Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar. Lokasi tepatnya adalah di tepi jurang dan merupakan pertemuan dari sungai kecil di desa Bedulu. Jika kita berangkat dari kota Denpasar, jaraknya sekitar 26 km dari kota Denpasar dengan perkiraan waktu tempuh 1 jam. Bagi kita yang menggunakan kendaraan pribadi bisa memanfaatkan aplikasi berbasis map atau peta seperti google map atau waze. Namun jika kita masih bingung atau belum puas dengan peta kita bisa menanyakannya langsung pada masyarakat sekitar.
Apabila kita ingin liburan ke tempat wisata Goa Gajah Gianyar, anda pasti memerlukan sarana transfortasi. Pilihan transportasi terbaik untuk liburan di Bali adalah mengunakan kendaraan pribadi, baik motor ataupun mobil. Untuk mencari jasa sewa motor dan rental mobil di Bali sangatlah mudah kita bisa menemukannya dengan mudah.

Tiket Masuk dan Parkir Goa Gajah Ubud Bali

Harga Tiket Masuk Rp. 15.000 / orang
Parkir Mobil Rp. 5.000 / mobil
Parkir Motor Rp. 5.000 / Motor
*Harga tiket dapat berubah sewaktu - waktu.


Terimakasih atas kunjungannya. Semoga bermanfaat dan selamat berwisata. Jangan Lupa Buanglah Sampah Pada Tempatnya!!! wisataarea.com (:

Related Posts:

Sawah Terasering Ubud

Sawah Terasering Tegalang Ubud Bali

Pulau Bali merupakan salah  satu dari ribuan kepulauan di Indonesia yang  sudah sangat terkenal bagi wisatawan lokal dan bahkan mancanegara sekalipun pasti sudah kenal dengan Pulau Bali dan juga berbagai macam destinasi wisatanya yang berupa wisata alam, kebudayaan, kuliner, religi, belanja dan lain sebagainya  yang sudah sangat mendunia.


hijaunya sawah terasering ubud bali
gambar rentalmobilbali.net


Pulau Bali dikenal juga dengan nama Pulau Dewata, Pulau Bali sering disebut dengan Pulau Dewata  karena diangap memiliki banyak Dewa, dan Pulau Bali dikenal juga dengan nama Pulau Seribu Pura. Di Pulau Bali kita juga akan banyak menemukan banyak sekali lokasi pura – pura itu berada dimana saja. Namun disini kami akan menyajikan artikel tentang metode bercocok tanam yang sudah sangat terkenal dari Bali yaitu Sawah dengan metode Terasiring.


Kunjungi Juga Pura Taman Saraswati Ubud


Liburan ke Pulau Bali, tentunya pasti menyenangkan dan banyak orang yang menyukai untuk berlibur ke destinasi yang satu ini. Salah satu tempat wisata di Pulau Bali yang wajib kunjungi kunjungi adalah area wisata Ubud Bali. Di area objek wisata Ubud, ada banyak hal yang dapat kita lakukan disana. Dan salah satu destinasi wisata yang menjadi favorit wisatawan adalah saat wisata ke Ubud adalah melihat sawah terasering Ubud.

Indahnya Pemandangan Hijau Persawahan

Jika kita ingin melihat indahnya pemandangan hijau persawahan? Sawah terasering Ubud Tegalalang menjadi salah satu tempat yang harus kita kunjungi saat liburan ke Pulau  Bali.
Pulau Bali, banyak memiliki areal persawahan karena makanan pokok masyarakat disana adalah nasi yang dipeoleh dari bercocok tanam padi kemudian dipanen menjadi gabah dan di giling atau ditumbuk jadi beras kemudian dimasak menjadi nasi yang dikonsumsi sehari – hari sebagai makanan pokok, tapi tidak semua daerah di Pulau Bali memiliki sawah terasering. Untuk melihat sawah terasering di Bali yang memiliki pemandangan bagus, ada di beberapa tempat yaitu ;  Jatiluwih Tabanan, Pupuan Tabanan, Antosari (pantai Soka), Busung Biu Buleleng, Tirta Gangga Karangasem dan Tegalalang Ubud.

Objek Favorit Wisatawan di Terasiring Tegalang ubud Bali

Sebelah mana sih daerah Ubud yang terdapat pemandagan sawah Terasiringnya? Lokasinya berada di daerah Tegalang dan terletak di sebelah Utara dari daerah Ubud Bali. Tegalang Ubud Bali ini sudah sangat terkenal bagi para wisatawa lokal maupun wisatawa n mancanegara. Dan letaknya yang berdekatan dengan beberapa objek wisata di Bali lainnya seperti Goa Gajah, Tampak Siring dan Kintamani.


Kunjungi Juga Monkey Forest Ubud


Sawah Terasering dapat kita nikmati Di pinggir jalan di desa Tegalalang Ubud, kita akan dapat melihat warung, restoran yang menawarkan pemandangan sawah terasering Ubud. Pemandangan sawah terasering Ubud tidak seluas seperti yang di Jatiluwih. Tapi menawarkan pemandangan tersering yang unik, karena lerengnya yang sangat miring. Untuk dapat menikmati pemandangan sawah terasering dengan nyaman. Kita hanya perlu membeli makanan atau minuman di salah satu warung yang menghadap ke pemandangan terasering Ubud.

Sawah Terasering Ubud – Tempat Wisata Yang Harus Dikunjungi

Bagi anda yang pertama kali datang untuk liburan ke Bali, pastilah tidak akan tahu cara mencari lokasi dari sawah terasering Ubud. Agar anda tidak tersesat, ada beberapa cara yang menurut kami terbaik untuk wisatawan yang belum pernah ke Tegalalang.
Dengan menggunakan jasa sewa mobil dengan supir di Bali, dengan cara menyewa mobil beserta supir, anda dapat meminta supir untuk mengantar anda ke lokasi sawah terasering Tegalalang Ubud.


Kunjungi Juga Museum Agung Rai atau ARMA Ubud


Cara yang lain, adalah membeli paket liburan ke Bali yang menawarkan Ubud Tour. Atau jika kita menggunakan kendaraan pribadi kita bisa mencari pemandu atau menggunakan aplikasi peta yang ada pada telephone canggih kita untuk mencari lokasi-lokasi wisata yang ingin kita kunjungi
Jika anda menyukai pemandangan alam yang masih asri, tempat wisata Ubud tidak hanya menawarkan pemadangan sawah. Ubud juga memiliki pemadangan sungai. Sungai Ayung namanya! Sungai Ayung sangat terkenal sebagi tempat untuk aktivitas arung jeram di Ubud.

Terimakasih atas kunjungannya. Semoga bermanfaat dan selamat berwisata. Jangan Lupa Buanglah Sampah Pada Tempatnya!!! wisataarea.com (:

Related Posts:

Museum Agung Rai Bali

ARMA atau Agung Rai Museum of Art

Siapa yang tidak kenal dengan Pulau Bali, yaitu sebuah pulau di negara Indonesia yang sudah sangat terkenal hingga mancanegara akan keindahan alam, karya seni dan budayanya. Baiklah kali ini kita akan mengulas tentang salah satu museum yang berada di Pulau Bali yaitu Agung Rai Museum of Art atau sering disebut atau disingkat dengan ARMA. Sebenarnya apa sih museum itu? Hehe

Baiklah mari kita lihat terlebih dahulu apa pengertian dari museum itu sendiri sebelum mengulas tentang Agung Rai Museum of Art ARMA. Pasti yang sering terlintas dalam pikiran kita jika museum itu adalah suatu tempat yang menyimpan atau memamerkan barang barang sejarah bukan? Namun Menurut KBBI atau Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) yaitu “gedung yang digunakan sebagai tempat untuk pameran tetap benda-benda yang patut mendapat perhatian umum, seperti peninggalan sejarah, seni dan ilmu; tempat menyimpan barang kuno.”

Menurut pengertian museum dari Kamus Besar Bahasa Indonesia di atas jadi bisa diambil kesimpulan bahwa tiap-tiap museum pasti memiliki karakteristik tersendiri. Begitu pula pula dengan Museum Agung Rai yang berada di Pulau Bali ini. Tiap-tiap museum dengan karakteristiknya yang berbeda-beda ini bisa dijadikan sebagai lokasi yang tepat untuk melihat tradisi, budaya, dan sosial masa lalu dari sebuah bangsa.  Dari segi itu kita menjadi mampu mengenali bangsa kita sendiri.


Kunjungi Juga Wisata Tampak Siring


Ada banyak pesona dari Pulau Bali, mulai pemikiran dan  tradisi kultural masyarakatnya yang kuat menjadikan Bali dikenal masyarakat luas bahkan hingga mancanegara juga sangat tertarik untuk mengunjunginya. Keunikan seni, banyaknya pura, keeindahan bentang alamnya terekam secara apik dalam beberapa koleksi di Museum Agung Rai Arma (ARMA). Memang sih setiap koleksi dari sebuah museum tidak selalau bisa dijadikan sebuah representasi secara keseleruhan tentang sebuah wilayah dan karakteristik penghuninya. Namun, setiap koleksi yag terdapat dalam sebuah museum bisa dijadikan sebagai gambaran adat tradisi kultural masyarakat setempat pada suatu masa dan bahkan hingga masa ke masa. Jika kita mau belajar dari masa lalu pada koleksi-koleksi yang tersimpan di setiap museum dapat memberikan pembelajaran yang kita butuhkan agar kita bisa menilai dan memiliki pandangan yang luas.

museum agung rai bali atau agung rai museum of art bali atau ARMA
sumber rentalmobilbali.net


Museum Agung Rai Arma atau disingkat ARMA di Pulau Bali ini menyimpan dan menampilkan karya yang berupa lukisan-lukisan unik serta fantastis. Koleksi-koleksi tersebut terus berkembang karena didukung oleh pelukis-pelukis muda sehingga museum ini menjadi salah satu rujukan untuk melihat perkembangan kesenian di Pulau Bali dari satu masa ke masa yang lain. Tidak hanya itu saja, koleksi-koleksi yang dipamerkan di Agung Rai Museum of Art Bali ini juga bisa menjadi sebuah cermin untuk menyaksikan kondisi kultural para pelukis muda saat ini. Kondisi itu juga bisa dilihat dari Museum Agung Rai atau ARMA yang membuka kesempatan bagi para pelukis muda untuk mengadakan pameran di galerinya secara bergantian.


Kunjungi Juga Taman Saraswati Ubud


Sebagai salah satu museum terbaik di Bali, Museum Agung Rai atau ARMA juga menyimpan dan menampilkan lukisan-lukisan dari karya-karya para seniman  dalam negeri sampai ke manca negara. Dengan diadakanya pameran secara bergantian, tanpa disadari, Museum Agung Rai ARMA ini juga telah menunjukkan beberapa lukisan para pelukis muda yang berpotensi dan itu dapat membantu perkembangan karir mereka.

Museum Agung Rai atau ARMA berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 5 hektar. Ketika sudah selesai dibangun, museum ini diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, Prof. Dr. Wardiman Djojonegoro pada tanggal 9 Juni tahun 1996. Sampai sekarang museum ini masih dikelola langsung oleh yayasan ARMA (Agung Rai Museum of Art) yang berdiri pada tanggal 13 Mei tahun 1996.


Kunjungi Juga Monkey Forest Ubud Bali


Ketika kita mengunjungi Museum Agung Rai sambil membawa buku dan ingina duduk santai sambil menikmati isi buku bacaan yang kita bawa tadi, di Museum Agung Rai ARMA menyediakan ruang khusus seperti perpustakaan dan ruang baca yang bisa kita manfaatkan untuk bersantai dengan buku yang kita bawa tadi. Agung Rai Museum of Art ARMA Bali  ini juga dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas pendukung lain seperti toko buku, resort hotel, ruang konferensi, panggung hiburan, restoran, kafe, toilet, serta tempat parkit yang luas.

Lokasi Museum Agung Rai ARMA Bali

Museum Agung Rai terletak di Pangosekan, Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali. Berjarak kurang lebih 23 km dari pusat Ibu Kota Bali yaitu Denpasar. kita bisa tiba di Museum Agung Rai Bali ini dari Denpasar dalam waktu kurang lebih 35 menit. Kondisi jalan menuju lokasinya naik turun, namun kita tetap  bisa menikmati pemandangan sekitar jalan menuju museum yang terasa sejuk dan segar.

Harga Tiket Masuk Agung Rai Museum of Art Bali

Museum ini dikenal juga dengan nama ARMA Museum Ubud. Untuk tiket masuk jika kita ingin menikmati Museum Agung Rai ARMA adalah sebesar Rp 50.000,-. Biaya tersebut sudah termasuk segelas minuman teh atau kopi yang bisa kita nikmati di salah satu cafe di sana. Enak ya gratisan? Hehe

*harga dapat berubah sewaktuwaktu, untuk informasi selengkapnya silahkan kunjungi lokasi Museum Agung Rai langsung.


Jam buka museum Agung Rai Bali adalah mulai Pukul 09.00—18.00 WITA setiap hari.



Semoga bermanfaat dan selamat berwisata. Jangan Lupa Buanglah Sampah Pada Tempatnya!!! wisataarea.com (:

Related Posts:

Pura Taman Saraswati Ubud Bali

Pura Taman Saraswati Ubud

Pulau Bali merupakan salah  satu dari ribuan kepulauan di Indonesia yang  sudah sangat terkenal bagi wisatawan lokal dan bahkan mancanegara sekalipun pasti sudah kenal dengan Pulau Bali dan juga berbagai macam destinasi wisatanya yang berupa wisata alam, kebudayaan, kuliner, religi, belanja dan lain sebagainya  yang sudah sangat mendunia.

Pulau Bali dikenal juga dengan nama Pulau Dewata, Pulau Bali sering disebut dengan Pulau Dewata  karena diangap memiliki banyak Dewa, dan Pulau Bali dikenal juga dengan nama Pulau Seribu Pura. Di Pulau Bali kita juga akan banyak menemukan banyak sekali lokasi pura – pura itu berada dimana saja.

Sebagai contohnya adalah ketika kita berkunjung ke  di Pantai Tanah Lot, maka di sana kita akan menemukan pura yang berada di tangah pulau di tepi pantai ysng mrnjulsng tinggi di atas karang. Selain Tanah Lot ketika kita sedang liburan ke Pulau Bali kita juga  mengunjungi beberapa pantai seperti Pantai Tegal Wangi, Crystal Bay Beach Nusa Penida, pasti kita akan menemukan Pura di sana.
Pura adalah merupakan tempat suci sekaligus menjadi tempat peribadahan umat hindu di pulau Bali, salah satunya Pura Taman Saraswati Ubud ini.

Ubud merupakan sebuah kecamatan yang berlokasi  di Kabupaten Gianyar, pesona wisatanya sudah tidak diragukan dan tidak kalah dengan tempat wisata lainnya di Pulau Bali seperti Tempat Wisata di Badung dan juga Tempat Wisata di Seminyak.
Area wisata di daerah Ubud  Bali sama seperti dengan kawasan sekitar Pantai Nusa Dua Bali, di sini juga terdapat dan  banyak tersedia fasilitas Hotel Bintang lima hingga hotel melati yang murah.
Ubud memang tidak menawarkan pesona tempat wisata alam pantai di Bali yang indah seperti tempat-tempat  yang lainnya, namun Ubud menawarkan pesona keindahan alam dan budaya di Pulau Bali selain Pantai yang juga tidak kalah menariknya. Wisata Ubud menawarkan pesona keindahan wisata alam seperti pesawahan, hutan, tebing dan jurang serta wisata arung jeram di sungainya.

Dan jangan lupa Ubud sangat terkenal sebagai sebuah daerah di Bali yang sangat terkenal dengan wisata seni dan budayanya. Nah salah satu tempat yang biasa digunakan sebagai tempat atraksi seni dan budaya di Bali yang paling terkenal adalah Pura Taman Saraswati Ubud.

gambar pura taman saraswati ubud bali wisataarea.com
gambar rentalmobilbali.net


Wisata Pura Taman Saraswati Ubud Bali, tentunya sudah tidak asing dengan nama Ubud Bali,. Sebagian besar wisatawan baik lokal maupun mancanegara pasti akan menjadikan daerah Ubud Bali sebagai salah satu destinasi wisatanya etika berkinjung ke Pulau Bali, selain banyak terdapat destinasi wisata disana juga terdapat akomodasi hotel sebagai tempat menginap mulai dari hotel bintang lima sampai hotel sekelas melati tersedia di daerah Ubud. Meskipun sebagian kawasan disana memiliki harga yang sedikit lebih mahal dari kawasan selainnya, tapi hal tersebut akan terbayar dengan bergagai suguhan wisatanya.  Salah satu wisata yang terkenal disana adalah wisata seni dan budaya yang diselenggarakan di Ubud yaitu pementasan Tari Kecak Bali.

Terdapat banyak destinasi wisata di Ubud diantaranya daftar Museum di Ubud Bali seperti Museum Puri Lukisan, Neka Art Museum, Agung Rai Museum Of Art (ARMA) dan Don Antonio Blanco Museum, Dan objek wisata di Ubud lainnya seperti Monkey Forest Ubud. Dan juga wisata Aventure Ayung Rafting Ubud dan wisata sejarah Goa Gajah dan Bukit Campuhan dan banyak yang lainnya.
Daerah Ubud merupakan salah satu tempat terbaik untuk menyaksikan tari Kecak di Bali,selain yang terdapat dipentaskan di Uluwatu Bali. Dan tempat yang sering digunakan untuk pementasandi Ubud ini adalah di Pura Taman Saraswati Ubud



Kunjungi Juga Musium Agung Rai ARMA



Namun disini kami tidak akan mengulas Tari Kecak khas Bali tapi tempat dimana tarian tersebut sering dipentaskan yaitu Pura Taman Saraswati Ubud. Seperti yang sudah banyak kita ketahui bahwa  tempat suci dan beribadah bagi masyarakat beragama Hindu. Seperti namanya Pura Taman Saraswati yang berarti tempat pemujaan Dewi Saraswati ( Dewi Pengetahuan). Lokasi Pura Taman Saraswati ini berada di jalan raya Ubud. Pura Taman Saraswati yang berada di Ubud Bali ini memang terlihat sedikit berbeda dari kebanyakan pura – pura pada umumnya. Karena pura ini memiliki kolam yang terdapat banyak tanaman teratai yang berada di dalam kolamnya yang menjadi daya tarik bagi para wisatawan yang mengunjunjungi pura Saraswati di Ubud ini. Di daerah wisata ini pula terdapat banyak ukiran khas Ubud Bali karena disini terdapat banyak seniman ukir dan setiap ukiran pura di Ubud ini adalah hasil karya para seniman ukir disana.

Pura Kolam Bunga Teratai

Disebut Pura Kolam Bunga Teratai karena pura ini dikeilingi oleh kolam dimana di dalam kolam tersebut. Namun sebelum kita mengunjungi Wisata Pura Taman Saraswati sebaiknya kita mengetahui jadwal diadakannya Tari Kecak, karena tidak setiap hari pertunjukkan Tari Kecak tidak dilaksanakan di Pura Taman Saraswati Ubud Bali setiap hari.
Jadwal Pementasan Tari Kecak Di Pura Taman Saraswati Ubud Bali adalah hari selasa dan hari kamis, mulai pertunjukan jam 19:30, dengan harga tiket Rp 75.000 per orang. Pertunjukan tarian kecak di bawakan oleh group tari Sandhi Suara.
Namun bagi kita yang berkunjung ke Ubud tidak pada hari Selasa dan hari Kamis kita tidak perlu khawatir karena pertunjukkan Tari Kecak diadakan setiap hari hanya saja tempat pertunjukannya yang berbeda-beda tiap harinya.

Pembuat Pura Taman Saraswati

Pura Taman Saraswati di Ubud Bali dibangun oleh seorang maestro atau seniman asal Ubud yang sangat terkenal yaitu I Gusti Nyoman Lempad.
Pura Saraswati dibangun atas perintah langsung dari pangeran Ubud dan lokasi tepat berada di belakang Cafe Lotus di Ubud. Pura Taman Saraswati Ubud digunakan sebagai tempat pemujuaan umat hindu Bali kepada dewi ilmu pengetahuan dan seni, Dewi Saraswati.



Kunjungi Juga Tampak Siring




Waktu Perayaan Hari Saraswati

Waktu perayaan Hari Saraswati sendiri jatuh pada setiap hari Saniscara (Sabtu) Umanis (Legi) dan wuku Watugunung. Perayaannya dilakukan setiap 210 hari (atau 7 bulan menurut kalender Bali), sebagai penghormatan kepada dewi ilmu pengetahuan dan seni. Pada waktu tersebut maka Pura Taman Saraswati Ubud Bali ini akan banyak dipenuhi oleh warga bali yang beragam Hindu.
Beraneka ragam kegiatan peribadatan akan di lakukan di Pura Sarawasti ini, dan salah satu media ritualnya menggunakan bunga gemitir dari Ladang Bunga Marigold.
Mereka mengucapkan rasa syukur dan terima kasih agar senantiasa dituntun dan diberkahi ilmu pengetahuan dan seni yang mereka miliki. Para penganut ajaran Wedanta sangat meyakini bahwa kemampuan mereka dalam menguasai ilmu pengetahuan dan seni, adalah merupakan jalan untuk mencapai moksa, pembebasan dari kelahiran kembali.

Daya Tarik Wisata Pura Taman Saraswati Ubud

Jika kita mengujungi suatu tempat tentunya kita akan mencari tahu apakah daya tarik dari lokasi yang akan kita kunjungi. Sekarang mari kita cari tahu, daya tarik daya tarik dari wisata Pura Taman Sari Ubud.

1.    Pura di Bali yang Cantik

Hal yang akan kita lihat ketika pertama kali mengunjungi Taman Saraswati adalah sebuah pura yang cantik dan indah. Dengan design interior dan eksterior Pura Taman Saraswati yang sangat indah dan catik, baik design interior nya maupun bagian luar pura nya.
Pura Taman Saraswati di Ubud Bali ini benar – benar merupakan salah satu maha karya seni maestro I Gusti Nyoman Lempad yang sangat cantik dan luar biasa.
Di sini kita bisa melihat banyak hasil karya seni ukir para seniman bali yang terdapat di bagian – bagian pura taman saraswati ini. Di taman ini juga terdapat patung Dewi Saraswati yang berdiri anggun di tengah kawasan pura saraswati , termasuk juga adanya patung Jero Gede Mecaling.
Banyak pengunjung yang tertarik dengan keindahan bangunan pura ini, kemudian mereka pun mengabadikannya dengan cara berfoto atau mengambil videonya.

2.    Pura Kolam Bunga Teratai

Selain pura di Taman Saraswati ini juga terdapat kolam yang terdapat banyak tanaman bungai teratai yang menghiasinya sehingga menambah keindahan dan kecantikannya.  Keberadaan Kolam Bunga teratai ini semakin mempercantik wajah pura saraswati yang begitu elok bagunannya ddengan terdapat seni ukirannya.
Dan keindahan serta suasana yang diciptakannya akan membuat setiap pengunjung yang datang ke sini merasakan aura spiritual yang kuat sekali.



Kunjungi Juga Tanah Lot Bali


.

Aktifitas di Pura Taman Saraswati

1.    Menikmati Suasana Kawasan Pura

Adanya kolam dengan hiasan tanaman teratai di atasnya menjadikan suasana disini menjadi tenang dan damai. Banyak wisatawan yang mengunjungi Taman Pura Saraswati ini pada waktu sore hari setelah berkeliling pulau Bali. Tempat yang tenang ini bisa kita gunaan untuk bersinggah sejenak sebelum melanjutkan untuk destinasi sellanjutnya atau langsung menuju penginapan untuk beristirahat.

2.    Menonton Pertunjukkan Tari Kecak

Selain di objek wisata Batubulan dan Garuda Wisnu Kencana atau GWK di Bali kita juga bisa menyaksikannya di Pura Taman Saraswati terntunya. Di Pura Taman Saraswati ini pertunjukkan tari kecak dilakukan di lokasi pelataran yang di kelilingi oleh kolam bunga teratai.
Sebenernya apa sih Tari Kecak itu? Baiklah mari kita singgung sedikit tentang apa itu tari Kecak Bali. Tari Kecak adalah sebuah tari tradisional dari Pulau Bali yang dimainkan oleh kaum pria yang alur ceritanya menceritakan tentang kisah Ramayana. Tarian yang dilakukan oleh banyak orang dan penarinya memakai kain khas kotak-kota hitam putih seperti papan catur. Kemudian para penarinya duduk berbaris secara melingkar dan dengan irama tertentu sambil menyuarakan “cak” sambil mengangkat kedua tangan mereka.

Tari Kecak sendiri mengisahkan cerita Rama dan pasukan kera ketika melawan Rahwana dalam cerita Ramayana. Tari kecak merupakan sebuah ritual sanghyang, dimana para penari berkomunikasi dengan tuhan atau para roh leluhur mereka.
Menariknya. saat upacara berlangsung, sepanjang pelaksanaan tari Kecak, para penari tersebut tidak dalam keadaan sadar.



Kunjungi Juga Monkey Forest Ubud Bali



Pencipta Tarian Kecak Bali

Apakah Tari Kecak merupaka warisan nenek moyang masyarakat Bali? Jawabannya adalah bukan. Karena Tari Kecak merupakan ciptaan dari Wayan Limbak dengan seorang seniman lukis Jerman yaitu Walter Spies  pada tahun 1930 – an. Semua gerakan falam Tari Kecak diambil dari tradisi sanghyang dan cerita Ramayana. Tari kecak dapat menjadi sangat populer  hingga ke luar negeri adaah karena Wayan Limbak melakukan tour keliling dunia untuk mengenalkan Tari Kecak bersama dengan rombingan penari balinya. Kita bisa menyaksikan Tari Kecak dari dekat dan merasakan suasana mistisnya dari Pura Taman Saraswati ini dengan dukungan seting lokasi di kelilingi kolam teratai. Jika kita ingin menyaksikan keindahan dan kemistisan Tari kecak di Pura Taman Saraswati maka kita harus tau jadwalnya, karean pertunjukkan Tari Kecak di Pura Taman Saraswati tidak setiap hari dilakukan pementasan.

Jadwal Pertunjukan Tari Kecak di Pura Taman Saraswati Ubud

Pertunjukkan Tari Kecak di Pura Taman Saraswati hanya dilakukan pada hari Selasa, Kamis dan hari Minggu saja dan dipentaskan secara reguler pada tanggal 19 – 30 setiap bulannya.
Waktu pertunjukannya sendiri dimulai sekitar pukul 19.30 hingga selesai, dan dibawakan oleh group kecak Sandhi Suara.

Harga Tiket Atraksi Tari Kecak di Pura Taman Saraswati Ubud Bali

Untuk bisa menikmati dan menyaksikan pertujukkan Tari kecak di Pura Taman Saraswati Ubud Bali kita akan dikenakan biaya Rp. 75.000/orang.

Harga Tiket Masuk Pura Taman Saraswati Ubud Bali

Kebanyakan tempat wisata di Pulau Bali pada umumnya tidak memungut biaya masuk atau gratis. Ini hanya kebanyakan loh jadi jangan kira semuanya gratis hehe.

Waktu Buka Pura Taman Saraswati Ubud Bali

Waktu operasional Pura Taman Saraswati bagi kunjungan wisatawan adalah setiap hari, senin hingga minggu, mulai dari pukul 07.00 – 17.00 WITA.

Alamat Pura Taman Saraswati di Ubud Bali

Jalan Kajeng, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali 80571

Rute Menuju Pura Taman Saraswati di Ubud Bali

Untuk menuju Pura Taman Saraswati kita bisa menggunakan berbagai macam alat transportasi, baik menggunakan kendaraan pribadi, sewa atau rental mobil dengan sopirnya sekalian atau motor, taksi juga ada ataupun alat transportasi online seperti Grab

Lokasi tempat wisata di Ubud Bali ini berjarak sekitar 37.4 KM dari arah bandar udara ngurah rai ( waktu tempuh berkendara sekitar 1 Jam 28 menit )

Rute Jalan dari ngurah rai airport menuju pura taman saraswati bisa menggunakan rute jalan sebagai berikut ;
Dari bandara, arahkan kendaraan anda menuju Jl. Airport Ngurah Rai,
Kemudian anda ambil arah jalan menuju Jl. Nusa Dua – Bandara Ngurah Rai – Benoa Toll Road/Mandara Toll Road,
Selanjutnya menuju ke Jl. Raya Pelabuhan Benoa – Jl. By Pass Ngurah Rai, – Jl. Raya Batubulan – Jl. A.A. Gede Rai ke – Jl. Kajeng di Ubud.
Dari titik keberangkatan anda lainnya di Bali, silahkan anda bisa lihat di peta/map Pura Taman Saraswati Ubud Bali. Kita bisa mengunakan aplikasi Waze atau google maps yangdapat di download di Playstore bagi yang menggunakan android phone.

Tips Ketika berkunjung ke Wisata ke Pura Taman Saraswati Ubud Bali

Aada beberapa hal yang perlu kita perhatikan ketika hendak berwisata kesuatu kawasan yang dianggap sakral yang salah satunya berupa Pura yang disucikan Ubud Bali ini adalah Pura Taman Saraswati salah satunya. Setiap pengunjung yang akan memasuki area Pura Taman Saraswati wajib menggunakan selempang dan sarung di sekitar pinggang.


Terimakasih atas kunjungannya. Semoga bermanfaat dan selamat berwisata. Jangan Lupa Buanglah Sampah Pada Tempatnya!!! wisataarea.com (:

Related Posts:

Wisata Hutan Monyet Ubud Bali

Objek Wisata Hutan Monyet Ubud Bali




Pulau Bali merupakan salah satu satu kepulauan di Indonesia yang  sudah sangat terkenal bagi wisatawa lokal dan bahkan amncanegara sekalipun pasti sudah kenal dengan Pulau Bali dan juga destinasi wisatanya yang berupa alam maupun kebudayaannya yang sudah sangat mendunia.
Objek wisata Ubud Bali sudah sangat terkenal bagi wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara akan karya seni, keindahan alam, dan budayanya yang menawarkan beranekaragam jenis tempat wisata yang menarik dan sangat sayang jika tidak dikunjungi.

Tempat wisata yang paling sering dan menjadi icon bagi Ubud Bali dan juga menjadi favorit bagi wisatawan Indonesia dan mancanegara seperti ;

. Sawah Terasiring di Tegalang Ubud Bali
. Museum kesenian yang banyak juga terdapat di Ubud Bali
. Menyaksikan pertunjukan Tari Kecak di Ubud Bali
. Rafting di Ubud Bali
. Hutan Monyet atau Monkey Forest di Ubud Bal
i

Dan pada artikel kali ini akan kita bahas mengenai salah satu objek wisata yang berada di Ubud Bali yaitu Hutan Monyet atau Monkey Forest Ubud Bali. Hutan Monyet atau Monkey Forest Ubud Bali merupakan salah satu dari sekian banyak destinasi wisata di pulau Bali yang sangat sayang juka kita berkunjung disana tidak menyempatkan untuk mampir mengunjunginya.




Hutan Monyet Ubud merupakan salah satu tempat wisata yang menjadi ikonik bagi daerah Ubud Bali. Wisata Hutan Monyet atau Monkey Forest merupakan kawasan hutan lindung. Selain Monyet sebagai tujuan wisata di hutan ini juga sebuah pura sakral milik masyarakat yang beragama Hindu di Bali yaitu bernama Pura Dalem Agung Pandangtegal. Nama asli dari objek wisata Monkey Forest Ubud Bali adalah Mandala Wisata Menara Wana, tetapi lebih di kenal dengan nama Sacred Monkey Forest Sanctuary.


Kunjungi Juga Wisata Tanah Lot Bali 

Lokasi Wisata Hutan Monyet Ubud Bali

Lokasi objek wisata monkey Forest atau hutan monyet Ubud berada di Jalan Monkey Forest Ubud, kabupaten Gianyar – Bali dengan kode pos 80571. Jika kita berangkat dari bandara internasional Ngirah Rai Bali menuju langsung ke lokasi Wisata Hutan Monyet Ubud Bali maka kita akan membutuhkan waktu kirakira sekitar 1 jam dengan kondisi jalan yang lancar dan dengan jarak tampuh sekitar 35 kilometer. Untuk memudahkan kita dalam menuju ke objek Wisata Monkey Forest Ubud Bali sebaiknya kita bertanya pada masyarakat  sekitar atau mencari pemandu wisata atau dengan menggunakan GPS.

Harga Tiket Masuk Monkey Forest Ubud Bali

Sudah pastinya jika kita ingin mengunjungi sebuah objek wisata kita akan dikenakan biaya pembelian tiket dimana dari penarikan biaya masuk tersebut dana yang terkumpul akan digunakan untuk mengembangkan objek wisata tersebut seperti untuk pembangunan sarana dan prasarana, kebersihan dan lain sebagainya. Untuk biaya masuk pada tahun 2017 adalah sebagai berikut ;

. Dewasa Rp. 50.000,- per orang
. Anak (2-12 tahun) Rp. 40.000,. per anak
. Sedangkan untuk parkir kendaraan adalah GRATIS! Bagi para engunjung Sacred Monkey Forest Sanctuary


Kunjungi Juga Wisata Tampak Siring Bali


Pada saat kita memasuki area wisata monkey forest Ubud Bali maka hal yang akan kita rasakan pertama kali adalah udara dingin dan sejuk juga pepohonan hijau yang tinggi kokoh menjulang yang sudah dapat kita saksikan dan kita rasakan ketika kita memasuki area parkir. Sebelum kita memasuki pintu masuk area wisata Monkey Forest Ubud Bali kita akan melewati loket yang berada di disebelah kiri dan kanan pintu masuk, nah disinilah kita dapat emmbeli tiket masuk dengan harga yang sudah ditentukan diatas. Disekitar pintu masuk ini jug a kita dan para wisatawan lainnya dapat membeli pisang yann dijajakan oleh para pedagang untuk memberi makan pada monyet di area wisata monkey forest Ubud Bali.

Untuk jam buka objek wisata monkey forest Ubud Bali sendiri mulai dari jam 08:30 -  18:00 waktu Bali atau WITA(Waktu Indonesia Tengah). Waktu terbaik untuk mengunjungi Hutan Monyet Ubud Bali adalh sekitar jam 14:00 karena jam dua siang keadaan kera sudah kenyang oleh para pengunjung yang datang sejak pagi. Sehingga kera-kera tersebut akan lebih tenang dan tidak agresif. Namun kita tisak perlu khawatir untuk mengunjungi tempat ini kapan saja karena akan selalu ada petugas yang mengawasi keadaan kera dan menjaga agar pengunjung tidak khawatir akan keamanan dan kenyamanan saat berada di area Monkey Forest Ubud.


Kunjungi Juga Wisata Hutan Monyet Sangeh


Tips Saat Mengunjungi Wisata Monkey Forest

Ada beberapa tips yang sebaiknya dilakukan oleh para wisatawan yang berkujung ke objek wisata monkey forest Ubud Bali ini diantaranya ;
1. Taruh barang berharga di dakam tas, seperti anting-anting, selendang, kacamata ataupun handphone. Jika kita ingin berfoto-foto maka pegang erat-erat kamera kita karena benda-benda tersebut sangat menarik bagi para kera.
2.  Berjalanlah pada jalan yang sudah dsediakan dan jangan melewati area jalan yang sudah disediakan  karena apabila kita melewatinya hal tersebut akan membuat kera-kera tersebut akan menjadi agresif karena ker tersebut akan mengira jika kita melewati wilayah mereka.
Jangan memukul atau menyakiti kera karena hal itu akan membuat mereka marah dan menyerang anda.

Selain Wisata Monkey Forest Ubud pulau Bali juga memiliki beberapa area wisata yang menyuguhkan kera sebagai objek wisatanya yaitu ;
. Pura Uluwatu
. Alas Kedaton
. Pura Pulaki
. Hutan Monyet Sangeh



Semoga bermanfaat dan selamat berwisata. Jangan Lupa Buanglah Sampah Pada Tempatnya!!! wisataarea.com (:

Related Posts:

Alas Kedaton Bali

Wisata Alas Kedaton Bali


Pulau Bali merupakan salah satu satu kepulauan di Indonesia yang  sudah sangat terkenal bagi wisatawa lokal dan bahkan amncanegara sekalipun pasti sudah kenal dengan Pulau Bali dan juga destinasi wisatanya yang berupa alam maupun kebudayaannya yang sudah sangat mendunia.

Alas Kedaton Bali adalah sebuah hutan yang dimana terdapat banyak satwa monyet yang dimana tempat ini sangat disukai oleh anak-anak karena mereka dapat berinteraksi langsung dengan satwa monyet pada khususnya, dengan memberi makan atau sekedar berfoto.
Ingin melihat pemandangan kera-kera di dalam hutan yang dimana masih terdapat banyak pepohonan yang masih asri dan rindang.

gambar baliglory.com


Karena memiliki rute yang searah dengan Wisata Danau Berata Bedugul dan Objek Wisata Tanah Lot Bali sehingga Alas  Kedaton ini ramai dikunjungi para wisatawan yang menyempatkan untuk mengunjunginya sekalian ketika berkunjung ke tempat wisata Danau Beratan Bedugul dan Objek wisata Tanah Lot.

 
Kunjungi Juga Wisata Tanah Lot Bali


Aalas kedato Bali merupalan kawasan hutan lindung yang memiliki luas kurang lebih 12 hektar. Selain banyak terdapat monyet atau kera di hutan tersebut juga terdapat pepohonan yang rimbun dan hijau. Di dalam area hutan alas Kedaton juga terdapat sebuah pura yang bernama Pura Alas Kedaton.

Lokasi Pura Alas Kedaton

Pura Alas Kedaton Tabanan Bali, berlokasi di desa Kukuh, kecamatan Marga, kabupaten Tabanan Bali. Jika kita berangkat dari kawasan pantai Kuta, maka akan memerlukan waktu kurang lebih 1 jam dalam keadaan jalan yang lancar tentunya.
Jika kita kesulitan untuk menemukan lokasi dimana Alas Kedaton berada kita bisa mencari pemandu atau bertanya pad awarga sekitar atau dengan menggunakan GPS juga bisa tergatung pada situasi dan kindisi.

Kera Hutan Alas Kedaton Tabanan

Daya tarik utama dari Onjek Wisata Alas Kedaton Tabanan Bali adalah kera yang cukup bayak yang menghuni area hutan Alas Kedaton. Jumlah kera yang mencaai 2000 ekor kera. Ketika kita mulai memasuki gerbang masuk saja kita sudah akan disambut oleh kere-kera penghuni hutan Alas Kedaton ini.


Kunjungi Juga Monkey Forest Sangeh Bali


Kera-kera yang berada di hutan Alas Kedaton Tabanan Bali ini sudah cukup jinak, jadi kita tidak perlu khawatir karena kera – kera ini juga sudah sangat familiar dan tidak asing akan kedatangan wisatawan yang berkunjung ke hutan Alas Kedaton ini. Meskipun sudah jinak dan familiar dengan wisatawan namun kera tetap binatang liar dan kita wajib berhati-hati agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginikan. Apalagi kita yang membawa barang bawaan atau sebaiknya jangan membawa banyak barang apabila berkunjung ke tempat yang banyak terdapat banyak kera karena sifat alami mereka yang usil dengan merebut barang-barang bawaan. Usahakan untuk menyimpan barang bawaan pada tempat yang aman seperti dompet, handphone, kaca mata, anting-anting, kalung dan barang lainnya dengan aman dan jauh dari jangkauan kera.
Ada kemungkinan kera-kera ini akan tertarik dengan barang-barang tersebut, maka dari itu kita sendiri harus berhatihati agar tidak kehilangan barang berharga kita dan dapat menikmati liburan dengan menyenangkan.
Kita juga bisa memberikan kera-kera itu makanan seperti pisang, kacang sehingga kera tersebut mau mendekat dan diajak berfoto besama tentunya hehe.


Kunjungi Juga Istana Tampak Siring Bali


Tempat yang sangat cocok bagi wisatawan apalagi wisatawan yang berlibur bersama anak-anak dan keluarga, tempat wisata Alas Kedaton sangat direkomendasikan. Anak-anak pastinya akan sangat senang melihat dan memberi makanan kera dan juga kesempatan untuk berfoto bersama. Dengan menaruh kacang diatas tangan dan kera tersebut akan naik ke tangan kita.
Selain Alas Kedaton tempat wisata yang menyuguhkan hutan kera adalah Hutan Monyet Ubud dan Hutan Monyet Sangeh. Karena terlrtak di kawasan wisata Ubud, maka Monkey Forest atau hutan monyet ini selalu ramai oleh wisatawan domestik maupun mancanegara terutama pada waktu sore hari.

Selain Wisata Alas Kedaton di pulau Bali juga memiliki beberapa area wisata yang menyuguhkan kera sebagai objek wisatanya yaitu ;

. Pura Uluwatu
. Monkey Forest Ubud
. Pura Pulaki
. Hutan Monyet Sangeh



Semoga bermanfaat dan selamat berwisata. Jangan Lupa Buanglah Sampah Pada Tempatnya!!! wisataarea.com (:

Related Posts:

Hutan Monyet Sangeh Bali

Wisata Alam Hutan Monyet Sangeh Bali


Pulau Bali merupakan salah satu satu kepulauan di Indonesia yang  sudah sangat terkenal bagi wisatawa lokal dan bahkan amncanegara sekalipun pasti sudah kenal dengan Pulau Bali dan juga destinasi wisatanya yang berupa alam maupun kebudayaannya yang sudah sangat mendunia.

Ketika mendengar kata hutan monyet atau monkey forest pasti sebagian besar dari kita akan berfikir tentang Ubud. Memang tidak salah karena memang monkey forest di Ubud ini sudah sangat terkenal. Selain terdapat di Ubud di Pulau Bali juga terdapat  hutan monyet atau moinkey forest juga yaitu di kabupaten Badung terdapat hutan monyet yang juga sudah terkenal yang bernama Sangeh Bali Monkey Forest.

Lokasi Taman Wisata Alam Hutan Monyet Sangeh

Objek wisata Hutan Monyet Sangeh merupakan sebuah kawasan hutan lindung yang tanamanannya di dominasi oleh pohon pala dan juga tentunya terdapat ratusan monyet yang menghuni hutan ini sehingga disebut  Wisata Alam Hutan Monyet Sangeh Bali.

Lokasi wisata alam hutan monyet sangeh bali terdapat pada Jalan Brahmana, desa Sangeh, kecamatan Abiansemal, kabupaten Badung, Bali, Indonesia.


Kunjungi Juga Tampak Siring


Jika kita berangkat dari objek wisata Seminyak Bali, untuk mwenuju weisdata alam hutan monyet Sangeh akan membutuhkan waktu sekitar 1 jam 15 menit. Dan apabila kita berangkat dari arah objek wisata Ubud Bali, jaraknya akan lebih pendek atau hanya sekitar 18 kilometer dan dengan perkiraan waktu tempuh sekitar 40 menit saja. Untuk memudahkan kita menuju lokasi kita bisa menggunakan jasa guide, atau bertanya pada masyarakat atau dengan menggunakan aplikasi yang mendukung pencarian lokasi seperti google maps atau waze.


gambar rentalmobilbali.net



Selain terkenal dengan hutan monyetnya, objek wisata sangeh juga terdapat pohon yang menjadi daya tarik tersendiri. Pohon Lanang Wadon namanya. Disebut pohon lanang wadon karena pohon pala ini batangnya menyerupai alat kelamin laki-laki dan alat kelamin perempuan. Sehingga dinamakan Pohon Lanang Wadon, yang mempunyai arti atau melambangkan pria dan wanita. Lanang – Pria dan Wadon – Wanita.


Kunjungi Juga Alas Kedaton


Terdapat juga dua pura yang berada di tengah-tengah hutan monyet sangeh ini yaitu Pura Bukit Sari yang luas dan pura yang lebih kecil bernama Pura Melanting. Warga sekitar sangat menyakralkan puradan juga para monyet yang menghuni area hutan Sangeh ini. Hal ini sangat berhubnungan erat dengan kepercayaan masyarakat sekitar dengan adanya cerita bahwa keberadaan Sangeh itu sebagai Duwe(milik) dari para Dewa Pura Bukit Sari.

Harga Tiket Masuk Hutan Monyet Sangeh Bali

Jika kita memutuskan untuk berkunjung ke tamana wisata alam sangeh, maka kita wajib untuk membeli dan membayar tiket masuk. Pemasukan dari tiket akan digunakan untuk pemeliharaan sarana dan prasarana, pemeliharaan satwa dan pemeliharaan kebersihan lingkungan sekitar kawasan hutan wisata alam hutan Sangeh.

Untuk harga tiket masuk wisata alam hutan lindung Sangeh pada tahun 2017 adalah Rp. 10.000 untuk wisatawan domestik atau dalam negeri dan Rp. 20.000 untuk wisatawan mancanegara atau luar negeri. Sedangkan untuk parkir kendaraan Rp. 5000 untuk kendaraan mobil dan Rp. 2.000 untuk parkir kendaraan motor.

Untuk saat ini tata ruang untuk objrk wisata alam hutan monyet Sangeh sudah sangat bagus dan rapi, dengan area parkir yang luas. Terdapat pula patung Rahwana pada area depan objek wisata alam hutan monyet Sangeh yang sedang diserang oleh puluhan monyet. Untuk desain Rahwana sendiri diambil dari kisah Ramayana yang sangat terkenal bagi masyarakat Pulau Bali pada khususnya. Dan disebelah kanan dan kiri patung Rahwana terdapat paatung singa bersama monyet kecil. Patung singa tersebut menggambarkan tetang raja hutan yang menyayangi seekor bayi minyet. Setelah kita tiba pada tengah-tengah hutan maka kita akan mendapati pohon pala dengan gerombolan monyet yang berada diatasnya.

Do and Don’t atau Hal-hal yang harus dihindari

Ada beberapa hal yang harus kita perhatikan apabila kita berkunjung ke objek wisata Hutan Monyet Sangeh diantaranya.

. Tidak menggunakan perhiasan seperti kalung dan anting-anting.
. Tidak menggunakan kaca mata.
. tidak mengganggu monyet


Aturan tersebut dilakukan bertujuan unruk menghindari kejadian yang tidak diinginkan, seperti monyet mengambil perhiasan dan atau barang bawaan kita.


Kunjungi Juga Tanah Lot Bali


Untuk memberi makan monyet di kawasan hutan wisata Sangeh sebaiknya kita menyiapkan beberapa makanan seperti pisang atau ketela yang dapat kita beli pada warung sekitar area parkir objek wisata Sangeh. Untuk pemandu kita dapat menemukannya dengan mudah di sekitar area Sangeh, dengan memakai pakaian adat Bali agar mudah dikenali oleh wisatawan yang berkunjung dan memanfaatkan jasa mereka sebagai tour guide atau pemandu wisata.

Obje wisata Monkey Forest sangat cocok untuk wisata keluarga bersama putra putri anda untuk mengenalkan satwa khususnya monyet dan mengenalkan hutan lindung. Selain itu juga kita dapat mengajarkan cara berinteraksi anakanak dengan monyet monyet tersebut.
Hal yang sering dilakukan apabila berkunjung ke objek wisata hutan monyet Sangeh tentunya berfoto dengan monyet dan memberi mereka makan, anda pasti ingin mencobanyakan, jangan ragu untuk berkunjung.

Selain Wisata Hutan Monyet atau Monkey Forest di pulau Bali juga memiliki beberapa area wisata yang menyuguhkan kera sebagai objek wisatanya yaitu ;

. Pura Uluwatu
. Monkey Forest Ubud
. Pura Pulaki
. Alas Kedaton



Semoga bermanfaat dan selamat berwisata. Jangan Lupa Buanglah Sampah Pada Tempatnya!!! wisataarea.com (:

Related Posts:

Tampak Siring Bali

Tampak Siring Bali, Pura Tirta Empul dan Istana Presiden


Tampak Siring Bali, nama tempat yang sudah tidak asing lagi bagi kita, Tampak Siring memang terkenal sebaggai salah satu istana kepresidenan Republik Indonesia yang berada di Pulau Bali yang beralamat di Jalan Tirta, Manukaya, Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Bali
. Namun selain terkenal sebagai salah satu Istana Keprisidenan Republik Indonesia Tampak Siring juga memiliki tempat wisata yang wajib untuk dikinjungi yaitu Objek Wisata Pura Tirta Empul. Tampak Siring sebebarnya adalah nama sebuah kecamatan di kabupaten Gianyar Provinsi Bali, luas dari wilayah kecamatan Tampak Siring kurang lebih 42,63 kilometer persegi. Jika kita berangkat dari bandara internasional Ngurah Rai Denpasar, maka kita membutuhkan waktu perjalanan kurang lebih satu jam lima belas menit, untuk sampai ketempat ini dengan menggunakan kendaraan mobil. Tampak Siring memang bagi warga Indonesia dikenal dengan Istana Kepresidenannya, namun dikalangan wisatawan yang lebih terkenal dan dikenal sebagai sebuah pura yang bernama Tirta Empul.


istana presiden tampak siring bali indonesia wisataarea.com
gambar rentalmobilbali.net


Pura yang terletak di Kecamatan Tampak iring Bali ini bernama Tirta Empul. Pura Tirta Empul sudah sangat terkenal dan sudah banyak juga para wisatawan lokal maupun mancanegara yang mengunjunginya terutama pada waktu-waktu liburan tiba atau akhir pekan. Hal ini sudah seperti hal yang wajib dilakukan apabila kita berkunjung ke Tampak Siring selain berkinjung ke Istana Kepresidenan Republik Indonesia juga mrngunjungi Pura Tirta Empul ini. Pada Pura Tirta Empul ini terdapat mata air yang digunakan oleh masyarakat pemeluk agama Hindu untuk pemandian dan permohona tirta suci.

tirta empul tampak siring bali indonesia wisataarea.com
gambar telusurindonesia.com


Kunjungi Juga Wisata Tanah Lot Bali


Pada jalur wisata di Pulau Bali, Tampak Siring memang sering digunakan sebagai jalur atau rute singgah bagi para wisatawan yang telah atau akan erkunjung ke daerah Ubud Bali, seperti objek wisata sawah terasiring, tegalalang, atau para wisatawan yang telah berkunjung dari tempat wisata Kintamani yang akan menuju ke kawasan wisata Bali Selatan pada umumnya. Namun terserah juga
bagi para wisatawan untuk menentukan rute dan destinasi yang akan kita kunjungi.

pura tirta empul tampak siring bali indonesia wisataarea.com
gambar rentalmobilbali.net

Sejarah Pura Tirta Empul Tampak Siring

Nama Tampak Siring berasal dari kata “Tampak” yang berarti “telapak” dan “Siring” yang berarti “miring”. Telapak yang dimaksud dalam Tampak Siring ini menurut cerita adalah merupakan sebuah telapak tangan dari seorang raja yang bernama Mayadenawa.

Raja Mayadenawa diceritakan adalah seorang Raja yang sakti, namun memiliki sifat jahat dan beranggapan bahwa dirinya adalah seorang dewa. Karena Raja Mayadenawa memiliki sifat yang jahat, maka Dewa Indra mengirimkan pasukannya untuk menghancurkan Raja Mayadenawa. Setelah Raja Mayadenawa mengalami pertarungan yang sangat sengit melawwan Dewa Indra dan kemudian Raja Mayadenawa lari kehutan. Untuk menghilangkan jejak dari pengejaran Dewa Indra, Raja Mayadenawa berjalan di tengah hutan dengan memiringkan kakinya agar tidak diketahui jejaknya agar Dewa Indra tidak bisa mengikutinya.
Walaupun Raja Mayadenawa sudah berusaha menghilangkan jejaknya agar tidak dapat diikuti oleh Dewa Indra dan pasukannya, namun usahanya untuk melarikan diri tanpa jejak gagal. Sebelu Raja Mayadenawa dapat ditangkap oleh pasukan Dewa Indra, Raja Mayadenawa masih sempat menciptakan sumber mata air beracun supaya diminum oleh pasukan Dewa Indra yang lelah mengejar raja tersebut. Sebagian pasukan Dewa Indra terjebak oleh jebakan mata air beracun yang dibuat oleh Raja Mayadenawa, sehingga sebagian pasukan tersebut mati karena maminum air dari mata air beracun yang di buat oleh Raja Mayadenawa yang jahat. Sebagian pasukan Dewa Indra lainnya masih hidup dan melanjutkan pengejaran Raja Mayadenawa.
Untuk mengatasi mata air beracun yang diciptakan oleh Raja Mayadenawa yang jahat maka Dewa Indra juga mencipakan mata air untuk menawarkan racun dari mata air  beracun Raja Mayadenawa tersebut, mata air yang diciptakan oleh Dewa Indra disebut dengan Tirta Empul atau yang berarti (air suci). Maka dari cerita tersebut Pura yang memiliki mata air terebut diberi nama Pura Tirta Empul dan hutan yang digunakan oleh Raja Mayadenawa lari dengan kaki yang miring agar jejaknya tidak dapat diketahui oleh Dewa Indra beserta pasukannya disebut dengan kawasan wisata Tampak Siring.


Istana Kepresiden Reoublik Indonesia Tapak Siring Bali

Selain terdapat Pura Tirta Empul di Tampak Siring ini juga dibangun istana kepresidenan Republik Indonesia  pada tahun 1957 – 1960 oleh presiden pertama Republik Indonesia yaitu Ir. Soekarno yang digunakan sebagai tempat peristirahatan beliau saat berkunjung ke pulau Bali.
Proses pembangunan istana kepresidenan Tampak Siring dilaksanakan dengan beberapa tahap dengan perlahan-lahan. Sebagai arsitek yang dipercayakan untuk membangun istana kepresidenan Tampak Siring Bali ini adalah RM Soedarsono. Pada awal pembangunan yang dipimpin oleh RM Soedarsono adalah dengan membangun wisma Merdeka dan Wisma Yudistira yang dimulai pada tahun 1957.
Pada tahun 2003 Istana Kepresidenan Tampak Siring Bali mengalami penambahan bangunan untuk menunjang KTT ASEAN Summit XIV. KTT (Konferensi Tingkat Tinggi), ASEAN (Asociation South East Asia Nation / Asosiasi Negara-negara Asia Tenggara) yang ke XIV(14). Bangunan yang ditambahkan pada Istana Tampak Siring adalah bangunan untuk sarana konferensi dan resepsi tamu negara. Dan Juga Balai Wantilan yang berada di Istana Tampak Siring juga mengalami renovasi untuk acara perunjukkan kesenia tamu negara – negara anggota KTT ASEAN Summit XIV tersebut.
Tujuan utama dibangunnya Istana Tampak Siring ini adalah sebagai tempat presiden Republik Indonesia, keluarga presiden dan tamu  negara untuk beristirahat saat berkunjung ke Pulau Bali.


Kunjungi Juga Yellow Bridge Ceningan


Cara Menuju Tampak Siring Bali

Jika kita liburan ke Pulau Bali jangan lewatkan untuk mengunjungi kawasan wisata Pura Tirta Empul dan berkunjung ke Istana Kepresidenan Republik Indonesia di Tampak Siring. Dengan mengunjungi objek – objek tersebut tentunya akan menambah pengalaman kita untuk diceritakan dan sebagai referensi destinasi wisata ke[ada kerabat aatau keluarga yang akan mengunjungi Pulau Bali.
Jika kita tidak membawa kendaraan pribadi atau bus untuk menuju ke objek wisata Pura Empul dan Istana Kepresidenan belum terdapat sarana transportasi umum untuk menuju ke lokasi wisata Tirta Empul dan Istana Presiden tersebut. Jika kita berada atau menginap di Ubud Bali, menggunakan sarana trasnport taksi adalah yang dapat dimanfaatkan. Namun jika ingin mengunjungin beberapa tempat di Pulau Bali sekaligus lebih baik mengunakan jasa sewa mobil dan sopir untuk membawa kita ke beberapa destinasi sekaligus dan dengan biaya lebih murah tentunya Selain itu juga tidak perlu khawatir untuk parkir, tiket masuk, biaya bahan bakar kendaraan dan makan dengan membeli paket tour.


sawah terasiring pura tirta empul tampak siring bali indonesia wisataarea.com
gambar wikipedia.com


Terimakasih atas kunjungannya. .. Selamat berwisata dan Jangan Lupa Buang Sampah Pada Tempatnya!
wisataarea.com (:

Related Posts: