Wisata Tanah Lot Bali Indonesia

Tanah Lot Bali

Tanah Lot sebenarnya adalah sebuah pura yang berada diatas sebuah pulau karang sehingga disebut Tanah Lot atau batu karang ditengah lautan. Di Pulau Dewata Bali memang terdapat banyak pura yang digunakan untuk beribadah oleh warga Bali yang mayoritas beragama Hindu. Pura-pura di Pulau Bali memiliki arsiktektur yang khas dan lokasinya yang berada di tempat yang tidak biasa menjadikan pura di Bali menjadi tujuan wisata bagi wisatawan lokal maupun mancanegara atau luar negeri. Salah satunya adalah Pura Tanah Lot do Bali yang menjadi salah satu ikon Pulau Bali dan sudah sangat terkenal hingga ke mancanegara. Pasti kita sebagai warga Negara Indonesia sudah tidak asing dengan Tanah Lot di Bali dan pastinya sudah pernah mengunjunginya pada waktu liburan, bagi yang belum bisa segera menyusul deh hehe. Pasti sudah tau letak Pulau Bali kan yaitu diantara Pulau Jawa di sebelah barat dan Pulau Lombok di sebelah timurnya.

wisata pura tanah lot bali indonesia wisataarea.com
gambar rentalmobilbali.net


Lokasi Pura Tanah Lot berada di desa Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali Indonesia.

Daya tarik utama dari wisata Tanah  Lot Bali adalah dari arsitekturnya yang unik yaitu sebah pura yang terletak diatas sebuah batu karang hitam besar dan pada saat air laut pasang maka akses menuju pura Tanah Lot akan tertutup oleh air lau yang pasang dengan ditambah deburan ombak yang selalu menerpa batu karang.

Pura Tanah Lot berada diatas pulau batu karang yang meninggi, deburan ombak menjadikannya berlubanglubang dan terdapat goa yang diihuni oleh beberapa ular yang berwarna putih-hitam belang-belang. Bagi masyarakat lokal di Bali ular belang hitam dan putih tersebut disebut sebagai ular suci Tanah Lot Bali.




Kunjungi Juga Yellow Bridge Ceningan dan Nusa Lembongan



SEJARAH TANAH LOT

Sejarah Tanah Lot Bali Indonesia berdasarkan kisah legenda, dikisahkan pada abad ke -15, Bhagawan Dang Hyang Nirartha atau dikenal dengan nama Dang Hyang Dwijendra melakukan misi penyebaran agama Hindu dari pulau Jawa ke pulau Bali.

Pada saat itu yang menjadi raja dan berkuasa di pulau Bali adalah Raja Dalem Waturenggong. Beliau sangat menyambut dengan baik kedatangan dari Dang Hyang Nirartha dalam menjalankan misinya untuk menyebarkan agama Hindu di Pulau Bali, sehingga penyebaran agama Hindu dengan mudah diterima dan menyebar sampai ke pelosok – pelosok desa yang ada di pulau Bali.

Dalam sejarah Tanah Lot juga dikisahkan Dang Hyang Nirartha melihat sinar suci dari arah laut selatan pulau Bali. Maka Dang Hyang Nirartha mencari lokasi dari sinar tersebut hingga sampai di pesisir pulau Bali sebelah selatan. Tibalah beliau di sebuah pantai di desa yang bernama desa Beraban Tabanan.

Pada saat itu desa Beraban dipimpin oleh seorang Bendesa Beraban Sakti yang menganut aliran monotheisme sehingga menentang Dang Hyang Nirartha dalam menyebarkan agama Hindu di wilayahnya.

matahari tenggelam atau sunset tanah lot nali indonesia wisataarea.com
sunset Tanah Lot


Dang Hyang Nirartha melakukan meditasi diatas batu karang yang menyerupai bentuk burung beo yang pada awalnya berada di daratan. Dengan berbagai cara Bendesa Beraban ingin mengusir keberadaan Dang Hyang Nirartha dari tempat meditasinya.

Menurut sejarah Tanah Lot dan berdasarkan legenda Dang Hyang Nirartha memindahkan batu karang (tempat bermeditasinya) ke tengah pantai dengan kekuatan spiritual. Batu karang tersebut diberi nama Tanah Lot yang artinya batukarang yang berada di tengah lautan.

Semenjak peristiwa tersebut, Bendesa Beraban Sakti mengakui kesaktian yang dimiliki Dang Hyang Nirartha. Selain itu, Bendesa Beraban Sakti juga menjadi pengikut Dang Hyang Nirartha untuk memeluk agama Hindu, bersama dengan seluruh penduduk setempat.
Dikisahkan juga di sejarah Tanah Lot, sebelum meninggalkan desa Beraban, Dang Hyang Nirartha memberikan sebuah keris kepada bendesa Beraban. Keris tersebut memiliki kekuatan untuk menghilangkan segala penyakit yang menyerang tanaman.
Keris tersebut disimpan di Puri Kediri dan dibuatkan upacara keagamaan di Pura Tanah Lot setiap enam bulan sekali. Semenjak hal ini rutin dilakukan oleh penduduk desa Beraban, kesejahteraan penduduk sangat meningkat pesat, dengan hasil panen pertanian yang melimpah dan mereka hidup dengan saling menghormati.

Tanah Lot di Bali merupakan salah satu tempat wisata tujuan favorit bagi wisatawan baik lokal atau domestik. Ada empat tempat wisata yang menjadi tujuan utama para wisatawan diataranya adalah Danau Bedugul, Kintamani, Pantai Kuta dan Tanah Lot itusendiri.

Waktu yang paling tepat untuk mengunjungi tanah lot adalah sore hari sekitar jam 17.00 waktu Bali pada saat matahari tenggelam.

matahari tenggelam atau sunset tanah lot nali indonesia wisataarea.com
gambar rentalmobilbali.net

Tiket masuk dan Lokasi Tanah Lot

Untuk memudahkan menuju wisata Tanah Lot kita bisa menggunakan jasa tour guide atau jika kita ingin menujunya sendiri dengan kendaraan pribadi bisa menggunakan map atau peta google di sini 

Lokasi Pura Tanah Lot berada di desa Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali Indonesia.

Untuk harga tiket masuk ke objek wisata Tanah Lot Bali pada tahun 2017 saat ini, wisatawan Indonesia akan dikenakan biaya tiket masuk sebesar Rp 20.000 / dewasa. Sedangkan untuk anak, akan di kenakan biaya tiket masuk sebesar Rp 15.000 / satu orang anak, untuk biaya parkir kendaraan roda 2 Rp 2.000, unuk kendaraan roda 4 Rp 5.000 dan untuk Bus Rp 10.000. Harga dapat berubah sewaktu waktu.


Jangan lupa untuk membuang sampah pada tempatnya.

Semoga bermanfaat dan selamat berwisata. .. wisataarea.com (:

Related Posts:

Jembatan Kuning Penghubung Pulau Nusa Lembongan dengan Pulau Ceningan

Jembatan Kuning atau Yellow Bridge atau Jembatan Cinta


Pulau Bali
menjadi salah satu destinasi wisata yang sudah sangat terkenal di Indonesia maupun luar negeri. Meskipun ukurannya lebih kecil dibanding pulau pulau besar lainnya seperti Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, Jawa maupun Papua namun Pulau Bali juga memiliki beberapa pulau kecil yang juga menyuguhkan berbagai pemandangan indah dan memiliki objek wisata yang wajib kita kunjungi, pulau-pulau kecil tersebut diantarannya pulau Nusa Lembongan, Nusa Penida, Ceningan dan Menjangan.

Jembatan Kuning Yellow Bridge Jembatan Cinta penghubung pulau Nusa Lembongan dengan pulau Ceningan Bali Indonesia Wisataarea.com
gambar flickr.com


Agar kita bisa mencapai pulau-pulau tersebut kita bisa menggunakan speed boat ataupun menggunakan perahu untuk menyeberang agar aman sampai pada tujuan yaitu pulau-pulau tersebut.
Salah satunya adalah pulau Nusa Lembongan yang menjadi salah satu destinasi wisata pulau-pulau kecil disekitar Pulau Bali itu sendiri, dari Pulau utama yaitu Pulau Bali hanya terletak sekitar 11km sebelah tenggara dari Pulau Bali dan dapat ditempuh dengan perjalanan menggunakan speed boat dalam waktu sekitar 30-45 menit. Salah satu landmark atau ikon pulau Nusa Lembongan adalah Jembatan Kuning Ceningan atau atau bahasa kerennya Yellow Bridge Ceningan.

Objek wisata Jembatan Kuning Nusa Lembongan – Jembatan Cinta - Yellow Bridge Ceningan

Hal yang tidak bisa luput dari sebuah pulau adalah pantai biru dengan hamparan pasir putihnya. Hal itu juga terdapat di Pulau Nusa Lembongan dan yang tidak kalah menarik lagi adalah pesona bawah lautnya yang dapat digunakan sebagai tempat untuk menyelam. Namun selain keindahan pantai pasir putih dan dasar laut yang indah Pulau Nussa Lembongan juga memiliki ikonnya tersendiri yaitu Jembatan Kuning yang menghubungkan pulau Nusa Lembongan dengan Pulau Ceningan. Meskipun Jembatan Kuning atau Yellow Bridge ini menghubungkan dua pulau jembatan ini hanya mampu untuk dilalui oleh kendaraan roda dua saja dan jumlah pengguna Jembatan Kuning juga dibatasi agar jembatan tetep aman dilalui. Jika ingin menggunakan sepeda motor kita bisa menyewanya disekitar dermaga.


Kunjungi Juga Wisata Pantai Parangtritis



Seperti jembatan pada umumnya hanya saja jembatan ini berwarna kuning sehingga terlihat sedikit mencolok daripada jembatan pada umumnya, jembatan dengan dengan lebar 1,5 meter dan panjang jembatan 100 meter dengan alas berupa papan kayu yang ditata sedemikian rupa sehingga menjadikannya menarik. Dengan lebar 1,5 meter saja tentu mobil tidak dapat melaluinya, hanya kendaraan roda dua seperti sepeda motor atau sepeda kayuh yang dapat melintasinya. Meskipun sudah berumur cukup tua Jembatan Kuning atau Yellow Bridge tetap memliki cirikhas tempo dulunya sendiri yang terlihat klasik sehingga banyak wisatawan yang akan mengunjungi Jembatan Kuning apabila mereka berkunjung ke Pulau Nusa Lembongan. Pulau dengan panjang sekitar 4.5 kilometer dan lebar 1,5 kilometer menjadikannya sangat mudah dijangkau dengan jalan kaki sehingga para wisatawan yang berkunjung akan menyempatkan untuk mengunjungi Jembatan Kuning atau Yellow Bridge yang menghubungkan Pulau Nusa Lembongan dengan Pulau Ceningan.
Jembatan Kuning atau Yellow Bridge ini semakin terkenal saja namanya lantaran banyak wisatawan yang mengabadikan momen dengan berfoto dan menguploadnya ke media sosial sehingga menjadi terkenal dan mudah untuk dilihat. Selain wisatawan domestik yang berkunjung juga banyak wisatawan manca negara yang mengunjungi Jembatan Kuning atau Yellow Bridge tersebut. Kenapa di sebut Yellow Bridge karena banyak wisatawan manca negara yang menggunakan bahasa Inggris menyebutnya demikian.


Baca Juga Jumlah Pulau di Indonesia
 

Kita dapat memanfaatkan momen berfoto saat senja hari karena dengan cuaca yang tidak terlalu panas juga cahaya matahari yang akan tenggelam akan lebih mengasankan dan indah tentunya.
Keberadaan Jembatan Kuning yang menghubungkan pulau Nusa Lembongan dengan Pulau Ceningan, mempermudah anda untuk mengunjungi pulau seberang dengan kendaraan sepeda motor, walaupun keberadaannya Jembatan Kuning sudah termakan usia dan banyak yang sudah keropos, namun masih tetap menjadi tempat penyebrangan yang diminati karena lebih mudah daripada harus menggunakan kapal laut, sedangkan untuk menuju pulau Nusa Lembongan kita harus melalui transportasi laut, bisa dengan speed boat ataupun perahu tradisional dengan jarak tempuh lebih lama tentunya. Jika anda memiliki waktu lebih leluasa saat berlibur ke pulau Nusa Lembongan, cobalah menginap beberapa hari, sehingga anda bisa lebih leluasa menikmati berbagai objek wisata di pulau tersebut.

Jembatan Kuning atau Yellow Bridge tersambung kembali

Setelah 4 bulan masa pembangunan kembali Jembatan Kuning atau Yellow Bridge akhirnya penantian warga Nusa Lembongan dan Ceningan bahkan juga bagi para wisatawan, akhirnya jembatan Kuning atau jembatan Cinta ini tersambung kembali, pengerjaanya sudah rampung dan dipelaspas alit (diresmikan atau mohon ijin secara ritual keagamaan) pada tanggal 25 Februari 2017 bertepatan dengan hari Sabtu, Tilem sasih Kawulu.


Kunjungi Juga Wisata Batu Seribu


Jembatan Cinta atau Yellow Bridge atau Jembatan Kuning ini terlihat lebih kokoh karena menggunakan plat baja sebagai pengganti papan kayu, namun tetap seperti ciri khas sebelumnya dengan warna kuning yang mencolok dan unik. Dengan panjang dan lebar jembatan yang sedikit berubah, jika dulu panjangnya hanya 100 meter sekarang menjadi 140 meter dan lebarnya sekarang menjadi 1.8 meter lebih lebar dari sebelumnya yang hanya 1.5 meter. Bagaimana tertarik kan untuk menyempatkan berkunjung ke Jembatan Cinta atau Yellow Bridge Ceningan atau Jembatan Kuning Ceningan!

Objek wisata di pulau Nusa Lembongan

Selain Jembatan Kuning Nusa Lembongan atau Yellow Bridge Nusa Lemboongan atau Jembatan Cinta Nusa Lembongan, juga terdapat beberapa sestinasi wisata lainnya yang terdapat di Pulau Nusa Lembongan diantaranya adalah keindahan bawah laut yang dapat digunakan untuk diving atau snorkeling, serta sejumlah tempat lainnya seperti hutan bakau atau mangrove tour, Dream Beach, Rumah Goa Gala-Gala, sunset beach, Mushroom Bay dan juga Jungut Batu.
Untuk menuju pulau tersebut tersedia fast boat dari Bali ke Nusa Lembongan, baik itu dari dermaga Sanur, Kusamba dan juga Padang Bai, dengan jarak tempuh tidak begitu lama, berbeda jika kita melakukan penyebrangan ke Gili Trawangan butuh waktu di laut lebih lama karena jarak juga lebih jauh tentunya.


Baca Juga 40 Jenis Sate di Indonesia


Bali Tours Club memberikan tawaran lengkap untuk kebutuhan tour di Bali, sewa mobil sampai dengan mobil mewah dan bus pariwisata, termasuk juga tiket penyebrangan menuju Nusa Lembongan.

Jangan lupa untuk membuang sampah pada tempatnya.

Semoga bermanfaat dan selamat berwisata. .. wisataarea.com (:


Related Posts:

Buah Apokat

Apokat

Berawal dari pohon apokat di pekarangan belakang rumah yang berbuah, isengiseng cari informasi buah tersebut sekalian biar tahu manfaatnya selain mengenyangkan hehe

Klasifikasi ilmiah
Kingdom :   Plantae
Divisi      :  Magnoliophyta
Kelas      :  Magnoliopsida
Ordo       :  Laurales
Famili     : Lauraceae
Genus     : Persea
Spesies   : P. americana
Nama binomial : Persea americana


gambar buah apokat wisataarea.com
gambarbinatang.com



Apokat (KBBI: Avokad), avokad, atau Persea americana ialah tumbuhan penghasil buah meja dengan nama sama. Tumbuhan ini berasal dari Meksiko dan Amerika Tengah dan kini banyak dibudidayakan di Amerika Selatan dan Amerika Tengah sebagai tanaman perkebunan monokultur dan sebagai tanaman pekarangan di daerah-daerah tropika lainnya di dunia.


Baca Juga 40 Jenis Sate di Indonesia


Pohon, dengan batang mencapai tinggi 20 m dengan daun sepanjang 12 hingga 25 cm. Bunganya tersembunyi dengan warna hijau kekuningan dan ukuran 5 hingga 10 milimeter. Ukurannya bervariasi dari 7 hingga 20 sentimeter, dengan massa 100 hingga 1000 gram; biji yang besar, 5 hingga 6,4 sentimeter.

Buahnya bertipe buni, memiliki kulit lembut tak rata berwarna hijau tua hingga ungu kecoklatan, tergantung pada varietasnya. Daging buah apokat berwarna hijau muda dekat kulit dan kuning muda dekat biji, dengan tekstur lembut.

Sejarah Buah Apokat


Nama apokat atau avokad (dari bahasa Inggris, avocado) berasal dari bahasa Aztek, ahuacatl (dibaca kira-kira "awakatl"). Suku Aztek berada di daerah Amerika Tengah dan Meksiko. Karena itu, buah ini pada awalnya dikenal di daerah tersebut.

Pada saat pasukan Spanyol memasuki wilayah tersebut sekitar awal abad ke-16, berbagai tumbuhan dari daerah ini, termasuk apokat, diperkenalkan kepada penduduk Eropa. Orang pertama yang memperkenalkan buah apokat kepada penduduk Eropa yaitu Martín Fernández de Enciso, salah seorang pemimpin pasukan Spanyol. Dia memperkenalkan buah ini pada tahun 1519 kepada orang-orang Eropa. Pada saat yang sama juga, para pasukan Spanyol yang menjajah Amerika Tengah juga memperkenalkan kakao, jagung, dan kentang kepada masyarakat Eropa. Sejak itulah buah apokat mulai disebar dan dikenal oleh banyak penduduk dunia.

Apokat diperkenalkan ke Indonesia oleh Belanda pada abad ke-19.


Kunjungi Juga Wisata Bukit Gantole

Manfaat Buah Apokat

Apokat memiliki banyak manfaat. Bijinya digunakan dalam industri pakaian sebagai pewarna yang tidak mudah luntur. Batang pohonnya dapat digunakan sebagai bahan bakar. Kulit pohonnya digunakan sebagai pewarna warna cokelat pada produk dari bahan kulit. Daging buahnya dapat dijadikan hidangan serta menjadi bahan dasar untuk beberapa produk kosmetik dan kecantikan. Selain itu, daging buah apokat untuk mengobati sariawan dan melembabkan kulit yang kering. Daun apokat digunakan untuk mengobati kencing batu, darah tinggi, sakit kepala, nyeri saraf, nyeri lambung, saluran napas membengkak dan menstruasi yang tidak teratur. Bijinya dapat digunakan untuk mengobati sakit gigi dan kencing manis.




sumber : cek disini


Terimakasih atas kunjungannya dan semoga bermanfaat. wisataarea.com (:

Related Posts:

Disneyland Boyolali

Disneyland Boyolali


Kita pasti sudah tidak asing dengan wahana wisata dan taman bermain Disneyland. Pembangunan wahana wisata bermain berskala internasional yaitu Disneyland akan di bangun di Boyolali. Wahana bermain itu akan mulai dibangun pada 1 September 2017 yang akan dibangun di atas lahan seluas 100 hektare dengan nilai investasi mancapai Rp6 triliun.

wahana wisata dan taman bermain disneyland Boyolali wisataarea.com
Logo Disneyland


Pernyataan yang disampaikan oleh Bupati Boyolali Seno Samodro di Jakarta, Kamis (13/4). “Peletakan batu pertama pada September 2017,” ujar Seno. Di Jakarta Seno juga menyampaikan pengumaman  bahwa wahana hiburan yang senilai 5 hingga 6 triliun itu seluruhnya dari investor asing yang akan bermitra dengan pengembang lokal.

Bupati Boyolali tersebut juga menuturkan studi kelayakan atau feasibility study (fs) sudah dilakukan jajaran Disneyland. Dalam proyek Disneyland di Boyolali terdapat beberapa investor, salah satunya adalah Universal Studio dengan menjadi pemegang saham lebih dari 20%. Pembangunan Disneyland di Boyolali juga tidak memiliki kaitan dengan pembangunan Walt Disney di Lido Bogor. Bila pembangunan Disneyland berjalan lancar maka potensi pariwisata di Jawa Tengah akan semakin membaik pula. Investor akan lebih mudah berinvestasi, perizinan investasi paling lama tiga jam,” ujar Bupati Boyolali tersebut. Meskipun sebelumnya pernah mencuat wacana bahwa pembangunan Disneyland di Temon, Kulonprogo, seiring pembangunan bandara baru di Kulonprogo.
Investor disebut telah malakukan penjajakan dengan meninjau lokasi yang dinilai berpotensi di Kulonprogo. Seperti yang dikutip dari laman resmi Hongkong Disneyland Resort yang merupakan perusahaan patungan Theme Parks Limited, pemerintah Hongkong , dan The Walt Disney Company.


Kunjungi Juga Papua


Hingga akhir 2015, komposisi saham Hong Kong Disneyland Resort yakni 53% dipegang pemerintah dan 47% dimiliki The Walt Disney Company. Tak hanya Boyolali, dalam waktu dekat Lido melalui group MNC juga akan membangun wahana hiburan dengan menggandeng presiden Amerika Serikat Donald J Trump. Berdasarkan catatan bisnis Jaringan Informas Bisnis Indonesia, MNC Land sedang mengembangkan MNC Lido City, sebagai destinasi liburan dan gaya hiduo terintegrasi dengan luas 3.000 hektare. Taman hiburan yang akan dibangun yang akan dibangun di Lido tersebut merupakan theme park bertaraf internasional yang diteargetkan akan mmulai beeoperasi pada 2019. Namun taman hiburan tersebut tidak terkait dengan Walt Disney Co., seperti Disneyland California, Disneyland Paris, Disneyland Hongkong, Disneyland Resort Tokyo dan Disneyland Resort Shanghai.

KeretaGantung

Bupati Boyolali Seno Samodro juga menyebutkan bahwa Kabupaten Boyolali juga tegah menyiapkan kereta gantung dengan biaya sekitar 120 miliar rupiah. Bupati Boyolali sedang serius untuk menggarap sektor pariwisata. Bulan lalu Bupati Boyolali tersebut telah mengklaim menandatangani proyek investasi senilai 16 Triliun rupiah. Dia menganalisis bahwa, alasan investor asing masuk Jawa Tengah karena biaya tenanga kerja yang relatif murah dan iklim investasi yang baik.


Kunjungi Juga Wisata Batu Seribu




Dua tahun terakhir tren penanaman modal asing (PMA)  di Boyolali mencatatkan peningkatan. Pada 2015 dan 2016, nilai investasi PMA yang masuk mencapai 117 miliar rupiah dan 300 miliar rupiah. Sementara itu penanaman modal dalamm negeri (PMDN) pada 2015 dan 2016 masing – masing 1,09 triliun rupiah dan 693,3 miliar rupiah.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengungkapkan untuk meningkatkan daya tarik investor asing masuk Jawa Tengah, pemerintah tengah menggenjot perbaikan infrastruktur, khususnya jalan dan listrik.

gambar logo kabupaten Boyolali wisataarea.com
Logo Kabupaten Boyolali


Tumbuhnya investasi di Boyolali disertai dengan rencana revisi peraturan daerah (Perda) Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW). Revisi tersebut dilakukan agar kabupaten penghasil susu sapi tersebut kian menarik dan mudah, salah satunya terkait pembanguna Taman Wisata Disneyland Asia Tenggara. Kepala Bappeda Boyolali Nur Khamdani mengatakan semangat utama dalam merevisi Perda RTRW ialah Boyolali menjadi wilayah yang paling ramah bagi investor. Itulah sebabnya pemkab Boyolali akan memlakukan revisi pada Perda RTRW untuk mendukung visi misi bupati mewujudkan kabupaten ramah investasi. “Namun tetap mengacu pada aturan, seperti tidak menghilangkan lahan hijau produktif”.
Salah satu hal yang akan dimasukkan dalam revisi Perda RTRW ialah memperluas jangkauan wilayah industri dan pariwisata. Selama ini wilayah industr hanya terpusat pada sejumlah wilayah saja. Setelah direvisi maka wilayah yang dapat digunakan untuk pengembangan industri dan pariwisata akan semakin luas. “Salah satunya kami akan mengarap Boyolali wilayah Utara, seperti Juwangi, Kemusu, Wonosegoro agar dilirik investor. Namun harus dipikirkan juga sarana dan prasarana pendukung, khususnya jalan,”.


Kamu Harus Tau Berapa Jumlah Pulau di Indonesia



Selain pembanguna wahana bermain Disneyland, kabupaten Boyolali juga akan membangun wahana wisata dan sarana prasarana yang lain, diantaranya ;

1.    Stadion Sepak Bola

Stadion baru yang diwacanakan akan dibangun di Paras, Cepogo, Boyolali. Dengan butuh anggaran dana Rp30-Rp35 miliar untuk proyek di lahan seluas 20 hektare. Pembangunan disebutkan akan dimulai pada tahun 2018.

2.    Stadion Atletik

Direalisasikan tahun ini dengan anggaran Rp1,5 miliar di timur Mapolres Boyolali dengan luas 4 hektare.

3.    Bandara Boyolali

Bupati Boyolali menyebutkan ada tiga lokasi alternatif bandara. Disebutkan nilai investasi bandara dan hotel mencapai 10 triliun rupiah. Belum ada kejelasan mengenai proyek ini.

4.    Taman Dunia di Asrikanto

Proyek jalan simpang lima di Asrikanto, Kiringan, Boyolali kota, dielengkapi dengan pembangunan miniatur tujuh keajaiban dunia dengan anggaran proyek membutuhkan dana 3,2 miliar rupiah.

5.    Golden Gate

Proyek golden gate yang diperkirakan menelan anggaran dana sekitar 25,1 miliar rupiah dan ingin di realisasikan pada tahun ini. Golden Gate merupakan pembangunan jembatan yang akan menjadi penghubung antara wilayah di Boyolali diantaranya jembatan Kridango Rp9 miliar, jembatan Susiloharjo Rp5,5 miliar dan jalan yang menghubungkan dua jembatan Rp10,6 miliar.

6.    Taman Sekelas GWK (Garuda Wisnu Kencana)

Lahan seluas delapan hektare disiapkan untuk lahan pembangunan taman sekelas GWK yang ada di Bali, yang akan dibangun di Desa Paras, Cepogo , Boyolali. Proyek dengan dana sekitar Rp 40 miliar ini belum bisa direalisasikan pada tahun 2017 ini.

7.    Kebun Raya Indrokilo

Sudah mulai dikerjakan sejak tahun 2016 dan diperkirakan akan selesai pada tahun 2019 mendatang. Pembangunan dilakukan bertahap karena membutuhkan anggaran.

8.    Kereta Gantung

Kereta gantung di tengah kota akan dibangun pada tahun 2018 dan sudah ada investor yang menawar dengan harga Rp80 miliar untuk pembangunan satu kilimeter jalur kereta gantung tersebut.

9.    Convention Hall

Berada di Ngebong Boyolali kota, convention hall atau balai pertemuan yang bernama Balai Sidang Mahesa dibangu pada 2015 dan trelah rampung pada 2016 lalu dengan dana sebesar Rp23 miliar.

10.    Disneyland Boyolali

Dan yang terakhir adalah pembangunan wahana wisata Disneyland Boyolali yang akan dimulai pada September tahun ini dan dengan anggaran dana Rp6 triliun dan diperkirakan akan selesai setelah dua tahun proses pembangunan.

Sumber : Pemberitaan Solopos (dni)



Terimakasih atas kunjungannya dan semoga bermanfaat. .. wisataarea.com (:

Related Posts: