Wisata Tanah Lot Bali Indonesia

Tanah Lot Bali

Tanah Lot sebenarnya adalah sebuah pura yang berada diatas sebuah pulau karang sehingga disebut Tanah Lot atau batu karang ditengah lautan. Di Pulau Dewata Bali memang terdapat banyak pura yang digunakan untuk beribadah oleh warga Bali yang mayoritas beragama Hindu. Pura-pura di Pulau Bali memiliki arsiktektur yang khas dan lokasinya yang berada di tempat yang tidak biasa menjadikan pura di Bali menjadi tujuan wisata bagi wisatawan lokal maupun mancanegara atau luar negeri. Salah satunya adalah Pura Tanah Lot do Bali yang menjadi salah satu ikon Pulau Bali dan sudah sangat terkenal hingga ke mancanegara. Pasti kita sebagai warga Negara Indonesia sudah tidak asing dengan Tanah Lot di Bali dan pastinya sudah pernah mengunjunginya pada waktu liburan, bagi yang belum bisa segera menyusul deh hehe. Pasti sudah tau letak Pulau Bali kan yaitu diantara Pulau Jawa di sebelah barat dan Pulau Lombok di sebelah timurnya.

wisata pura tanah lot bali indonesia wisataarea.com
gambar rentalmobilbali.net


Lokasi Pura Tanah Lot berada di desa Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali Indonesia.

Daya tarik utama dari wisata Tanah  Lot Bali adalah dari arsitekturnya yang unik yaitu sebah pura yang terletak diatas sebuah batu karang hitam besar dan pada saat air laut pasang maka akses menuju pura Tanah Lot akan tertutup oleh air lau yang pasang dengan ditambah deburan ombak yang selalu menerpa batu karang.

Pura Tanah Lot berada diatas pulau batu karang yang meninggi, deburan ombak menjadikannya berlubanglubang dan terdapat goa yang diihuni oleh beberapa ular yang berwarna putih-hitam belang-belang. Bagi masyarakat lokal di Bali ular belang hitam dan putih tersebut disebut sebagai ular suci Tanah Lot Bali.




Kunjungi Juga Yellow Bridge Ceningan dan Nusa Lembongan



SEJARAH TANAH LOT

Sejarah Tanah Lot Bali Indonesia berdasarkan kisah legenda, dikisahkan pada abad ke -15, Bhagawan Dang Hyang Nirartha atau dikenal dengan nama Dang Hyang Dwijendra melakukan misi penyebaran agama Hindu dari pulau Jawa ke pulau Bali.

Pada saat itu yang menjadi raja dan berkuasa di pulau Bali adalah Raja Dalem Waturenggong. Beliau sangat menyambut dengan baik kedatangan dari Dang Hyang Nirartha dalam menjalankan misinya untuk menyebarkan agama Hindu di Pulau Bali, sehingga penyebaran agama Hindu dengan mudah diterima dan menyebar sampai ke pelosok – pelosok desa yang ada di pulau Bali.

Dalam sejarah Tanah Lot juga dikisahkan Dang Hyang Nirartha melihat sinar suci dari arah laut selatan pulau Bali. Maka Dang Hyang Nirartha mencari lokasi dari sinar tersebut hingga sampai di pesisir pulau Bali sebelah selatan. Tibalah beliau di sebuah pantai di desa yang bernama desa Beraban Tabanan.

Pada saat itu desa Beraban dipimpin oleh seorang Bendesa Beraban Sakti yang menganut aliran monotheisme sehingga menentang Dang Hyang Nirartha dalam menyebarkan agama Hindu di wilayahnya.

matahari tenggelam atau sunset tanah lot nali indonesia wisataarea.com
sunset Tanah Lot


Dang Hyang Nirartha melakukan meditasi diatas batu karang yang menyerupai bentuk burung beo yang pada awalnya berada di daratan. Dengan berbagai cara Bendesa Beraban ingin mengusir keberadaan Dang Hyang Nirartha dari tempat meditasinya.

Menurut sejarah Tanah Lot dan berdasarkan legenda Dang Hyang Nirartha memindahkan batu karang (tempat bermeditasinya) ke tengah pantai dengan kekuatan spiritual. Batu karang tersebut diberi nama Tanah Lot yang artinya batukarang yang berada di tengah lautan.

Semenjak peristiwa tersebut, Bendesa Beraban Sakti mengakui kesaktian yang dimiliki Dang Hyang Nirartha. Selain itu, Bendesa Beraban Sakti juga menjadi pengikut Dang Hyang Nirartha untuk memeluk agama Hindu, bersama dengan seluruh penduduk setempat.
Dikisahkan juga di sejarah Tanah Lot, sebelum meninggalkan desa Beraban, Dang Hyang Nirartha memberikan sebuah keris kepada bendesa Beraban. Keris tersebut memiliki kekuatan untuk menghilangkan segala penyakit yang menyerang tanaman.
Keris tersebut disimpan di Puri Kediri dan dibuatkan upacara keagamaan di Pura Tanah Lot setiap enam bulan sekali. Semenjak hal ini rutin dilakukan oleh penduduk desa Beraban, kesejahteraan penduduk sangat meningkat pesat, dengan hasil panen pertanian yang melimpah dan mereka hidup dengan saling menghormati.

Tanah Lot di Bali merupakan salah satu tempat wisata tujuan favorit bagi wisatawan baik lokal atau domestik. Ada empat tempat wisata yang menjadi tujuan utama para wisatawan diataranya adalah Danau Bedugul, Kintamani, Pantai Kuta dan Tanah Lot itusendiri.

Waktu yang paling tepat untuk mengunjungi tanah lot adalah sore hari sekitar jam 17.00 waktu Bali pada saat matahari tenggelam.

matahari tenggelam atau sunset tanah lot nali indonesia wisataarea.com
gambar rentalmobilbali.net

Tiket masuk dan Lokasi Tanah Lot

Untuk memudahkan menuju wisata Tanah Lot kita bisa menggunakan jasa tour guide atau jika kita ingin menujunya sendiri dengan kendaraan pribadi bisa menggunakan map atau peta google di sini 

Lokasi Pura Tanah Lot berada di desa Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali Indonesia.

Untuk harga tiket masuk ke objek wisata Tanah Lot Bali pada tahun 2017 saat ini, wisatawan Indonesia akan dikenakan biaya tiket masuk sebesar Rp 20.000 / dewasa. Sedangkan untuk anak, akan di kenakan biaya tiket masuk sebesar Rp 15.000 / satu orang anak, untuk biaya parkir kendaraan roda 2 Rp 2.000, unuk kendaraan roda 4 Rp 5.000 dan untuk Bus Rp 10.000. Harga dapat berubah sewaktu waktu.


Jangan lupa untuk membuang sampah pada tempatnya.

Semoga bermanfaat dan selamat berwisata. .. wisataarea.com (:

Related Posts:

0 Response to "Wisata Tanah Lot Bali Indonesia"

Post a Comment