Latihan Resmi Kejurnas Paralayang Wonogiri Exebition Cup 2017

Latihan Resmi Kejurnas Paralayang Wonogiri Exebition Cup 2017

Wonogiri merupakan salah satu Kota Kabupaten yang sudah tidak asing bagi kita warga Indonesia, Kabupaten kota yang terletak 30km ke arah selatan dari kota Solo ini merupakan salah satu destinasi wisata di Jawa Tengah yang berbatasan langsung dengan wilayah Jawa Timur yaitu Pacitan dan Magetan. Tempat wisata yang sudah tidak asing di Wonogiri adalah Waduk Gajah Mungkur , namun seain Waduk Gajah Mungkur juga masih terdapat banyak tempat wisata lainnya yang berlokasi di Kabupaten Wonogiri diantaranya : Museum Karst Pracimantoro, Air Terjun Desa Sentren, Puncak Joglo atau Bukit Gantole, Watu Cenik. Menara Pandang Soko Gunung, Wisata Spiritual Kahyangan, Goa Putri Kencono hingga Pantai Nampu dan Pantai Sembukan dan masih banyak lagi.



Pada hari Kamis hingga Minggu atau 14 – 19 September 2017 yang lalu di kabupaten Wonogiri tepatnya di Puncak Joglo desa Sendang, Kabupaten Wonogiri diadakan Latihan Resmi Kejurnas (Kejuaraan Nasional) Paralayang nomor Cross Country (Lintas Alam) atau Wonogiri Exebition Cup 2017. Acara resmi dimulai pada hari Kamis 14 September 2017, namun pada sejak hari Selasa dan Rabu 12-13 September 2017 sudah didakan uji coba lapangan oleh panitia penyelenggara dengan menerjunkan beberapa atlet. Namun sayang ada seorang atlet yang parsutnya tidak bisa mengembang pada ketinggian 1000meter. Beruntung karena atlet tersebut dapat membuka parasut cadangan sehingga dapat  mendarat darurat di hutan sekitar lokasi Puncak Joglo Wonogiri. Safety Officer Kejurnas Paralayang, Hary Agung, mengatakan atlet paralayang yang mengalami gangguan adanya turbulensi itu bernama Risky Widiantara dari Bali. Namun atlet tersebut tidak mengalami cedera serius dan setelah sempat mendapatkan pertolongan dan dievakuasi dia sudah dapat ikut kembali terbang bersama para atlet yang lainnya.



atlet paralayang menggunakan parasut cadangan setelah parasut utama mengalami gangguan di kejurnas paralayang wonogiri 2017 wisataarea.com
gambar Solotrust.com


“Tidak apa-apa, sudah terbang lagi. Itu hal biasa, kalau seperti itu, seorang penerbang harus mengeluarkan parasut cadangan. Jadi, sebelum terbang harus kami cek peralatan semuanya. Jadi kejadian seperti ini sudah wajar,” imbuh Hary.

kejurnas paralayang wongiri exebition cup 2017 wisataarea.com
gambar wisataarea.com







atlet sedang mempersiapkan parasut kejurnas paralayang wongiri exebition cup 2017 wisataarea.com
gambar wisataarea.com







atlet sedang mempersiapkan diri memakai helm kejurnas paralayang wongiri exebition cup 2017 wisataarea.com
gambar wisataarea.com


atlet sedang mempersiapkan diri kejurnas paralayang wongiri exebition cup 2017 wisataarea.com
gambar wisataarea.com





Kunjungi Juga Bukit Gantole Wonogiri



Hary menambahkan kejuaraan tersebut diikuti sekitar 91 atlet nasional dan sejumlah atlet dari mancanegara, antara lain Korea Selatan, India, dan Thailand. Saat latihan, para atlet itu mendapat tugas melalui GPS untuk berada di lokasi-lakasi tertentu. Kejuaraan itu dijadikan sebagai penilaian bagi pelatih paralayang nasional untuk memantau para atlet di ajang Asian Games 2018.



Kunjungi Juga Wisata Waduk Gajah Mungkur Wonogiri


Selain sebagai ajang latihan Resmi Kejurnas Paralayang Wonogiri Exebition Cup 2017 ini juga sebagai sarana mengenalkan wisata desa Sendang yaitu Puncak Joglo, Menara Pandang Soko Gunung, dan Juga Watu Cenik selain Waduk Gajah Mungkur yang sudah terlebih dahulu dikenal wisatawan secara luas.


Terimakasih atas kunjungannya, jangan lupa buanglah sampah pada tempatnya. Salam wisataarea.com

Related Posts:

0 Response to "Latihan Resmi Kejurnas Paralayang Wonogiri Exebition Cup 2017"

Post a Comment