Candi Gunung Kawi di Ubud Bali Indonesia

Wisata Candi Gunung Kawi Ubud Bali

Pulau Bali merupakan salah  satu dari ribuan kepulauan di Indonesia yang  sudah sangat terkenal bagi wisatawan lokal dan bahkan mancanegara sekalipun pasti sudah kenal dengan Pulau Bali dan juga berbagai macam destinasi wisatanya yang berupa wisata alam, wisata kebudayaan, wisata kuliner,wisata religi, wisata belanja dan lain sebagainya  yang sudah sangat mendunia.

Ukiran candi Gunung Kawi
candi Gunung Kawi



Siapa yang tak mengenal Bali, kota sejuta wisata dan merupakan sumbernya keindahan yang sangat terkenal tidak hanya dalam negeri namun juga sampai ke mancanegara.  Objek wisata yang terkenal dan banyak terkenal adalah berupa wisata alam pantai dan kebudayaan tari Kecak. Namun selain dari objek wisata tersebut Pulau Bali masih banyak memiliki destinasi wisata yang tidak kalah menariknya untuk dikunjungi dan salah satunya adalah Wisata Candi Gunung Kawi. Candi Gunung Kawi merupakan bukti bahwa keindahan Bali tak hanya terletak pada alamnya yang menawan dan asri, namun pada peninggalan sejarahnya yang juga kental. Adalah Candi Gunung Kawi inilah yang bisa dijadikan lokasi wisata sejarah yang layak untuk dikunjungi.

Mendengar kata “Gunung Kawi” mungkin ingatan kita akan melayang pada sebuah gunung cukup terkenal di Jawa Timur yang sering dijadikan sebagai tempat pesugihan untuk mencari kekayaan secara instan. ya, Gunung Kawi yang terletak di dekat Gunung Butak tersebut terkenal sampai ke seantero negeri ini. Namun, bukan Gunung Kawi itu yang kita maksud melainkan Candi Gunung Kawi yang terletak di Tampaksiring, Bali Indonesia.

Sejarah Candi Gunung Kawi

Sebelum kita membahas tentang Objek Wisata Gunung Kawi lebih dulu kita akan menyinggung sedikit tentang sejarah dari objek wisata tersebut. Objek Wisata Gunung Kawi merupakan salah satu cagar budaya dan tujuan wisata di Pulau Bali. Bangunan yang terdapat disini adalah berupa ukiran candi yang dibangun pada abad ke – 11. Berlokasi di dekat sungai Pakerisan, wilayah Tampak Siring yang berada di sebelah timur laut tempat wisata Ubud Bali.


Kunjungi Juga Tampak Siring


Candi Gunung Kawi merupakan peninggalan sejarah abad ke-11 dimana di kompleks candi tersebut terdapat pemakaman keluarga raja, permaisuri dan keturunannya yang pernah memerintah di wilayah Bali. Raja Udayana merupakan yang paling terkenal di Bali dan berasal dari Dinasti Warmadewa. Beliau menikah dengan seorang puteri raja dari Kerajaan Kediri bernama Gunapriya Dharma Patni, yang kemudian dikaruniai dua orang anak yaitu Erlangga dan Anak Wungsu.
Setelah Raja Udayana turun tahta, Anak Wungsu pun tampil menggantikan ayahnya yang terjadi antara tahun 1049-1077. Setelah meninggal, abu jenazahnya kemudian disimpan dalam salah satu candi di sekitar kompleks Candi Gunung Kawi. Makanya tak heran kalau candi ini sangat dijaga kelestariannya karena menyimpan nilai sejarah dan seni yang tak terhitung harganya.


Di Objek Wisata Candi Gunung Kawi, terdapat candi yang dipahat di tebing batu di ketinggian 7 meter dengan jumlah 10 candi. Dulunya fungsi dari candi ini adalah tempat untuk pemujaan raja Udayana. Penafsiran akan fungsi candi ini, berdasarkan sebuah prasasti yang di temukan di tempat wisata ini. Pada area Objek Wisata Candi Gunung Kawi terdapat tiga kelompok candi yang berada di tempat wisata Gunung Kawi, yaitu kelompok candi Lima. Kenapa disebut candi lima, karena disini terdapat lima candi terpahat di tebing bagian timur dan kelima candi menghadap ke arah barat. Candi Lima didedikasikan untuk raja Udayana dan Anak Wungsu beserta keluarganya. Kelompok yang kedua bernama candi empat, letaknya di bagian sebelah barat dari tempat wisata Candi Gunung Kawi. Candi empat didedikasikan untuk selir dari Anak Wungsu. Sedangkan di bagian barat daya terdapat 1 candi atau candi yang kesepuluh. Candi yang ke sepuluh ini di dedikasikan untuk perdana menteri yang menjabat pada pemeritahan Anak Wungsu.


Kunjungi Juga Pura Goa Gajah Ubud Bali 



Tidak ada yang tahu pasti mengenai asal mula kata “Gunung Kawi”. Namun, berdasarkan tinjauan etimologi, Gunung Kawi berasal dari dua gabungan kata yakni “Gunung” dan “Kawi”. Gunung berarti daerah yang berumpak-umpak dan memiliki puncak diatasnya (pegunungan), dan Kawi bermakna pahatan. Maka, maksud dari kata “Gunung Kawi” adalah pahatan-pahatan yang terdapat di pegunungan atau padas pahatan.


Kunjungi Juga Monkey Forest Ubud


Bangunan Sekitar Candi Gunung Kawi

Di sebelah tenggara kompleks candi Gunung Kawi ini terdapat sebuah wihara yang dijadikan sebagai tempat tinggal pendeta Budha atau Bhiku. Peninggalan candi dan wihara ini bisa ditafsirkan sebagai penghargaan atas keragaman agama dan budaya yang sudah ada di Bali sejak dahulu kala. Sehingga dengan berkunjung ke Candi Gunung Kawi kita dapat belajar mengenai sejarah, kebudayaan, dan sekaligus menikmati keindahan alam di sekitar kompleks candi yang dijamin keindahannya.

Rute menuju Candi Gunung Kawi

Kompleks candi ini termasuk objek wisata yang sangat strategis karena lokasinya yang tidak seberapa jauh dari Kota Denpasar Bali. Dari Kota Denpasar Bali, kita bisa berkendaraan sekitar 40 km jauhnya menuju ke arah Tampaksiring yang terletak di Kabupaten Gianyar, Bali, yang merupakan lokasi Candi Gunung Kawi. Kompleks candi sendiri sudah bisa dilihat dan dinikmati setelah melewati gapura dan 315 anak tangga di pinggir Sungai Pakerisan  yang terletak di candi tersebut.
Atau silahkan lihat peta disini

Harga Tiket Masuk Candi Gunung Kawi

Untuk harga tiket masuk wisata Candi Gunung Kawi tahun adalah Rp. 15.000 / orang. Dan untuk waktu buka objek wisata ini adalah mulai pukul 07.00 – 17.00 waktu setempat.


Terimakasih atas kunjungannya. Semoga bermanfaat dan selamat berwisata. Jangan Lupa Buanglah Sampah Pada Tempatnya!!! wisataarea.com (:

Related Posts:

0 Response to "Candi Gunung Kawi di Ubud Bali Indonesia"

Post a Comment