Wisata Pura Goa Gajah Ubud

Wisata Goa Gajah Ubud Bali

Pulau Bali merupakan salah  satu dari ribuan kepulauan di Indonesia yang  sudah sangat terkenal bagi wisatawan lokal dan bahkan mancanegara sekalipun pasti sudah kenal dengan Pulau Bali dan juga berbagai macam destinasi wisatanya yang berupa wisata alam, kebudayaan, kuliner, religi, belanja dan lain sebagainya  yang sudah sangat mendunia.

Obyek wisata di Pulau Bali, tidak hanya dikenal oleh para wisatawan lokal maupun mancanegara dengan pantai ataupun menonton pertunjukan tari kecak saja. Salah satu obyek wisata Pulau Bali yang menarik lainnya, yang ramai di kunjungi wisatawan saat berlibur di Pulau Bali adalah objek wisata Goa Gajah di Ubud.


pintu masuk pura goa gajah Ubud Bali
Goa Gajah


Objek Wisata Goa Gajah ini, hampir setiap hari ramai dikunjungan oleh para wisatawan lokal dan para wisatawan mancanegara yang mengunjungi Pulau Bali, baik wisatawan mancanegara maupun wisatawan Indonesia. Karena objek wisata Goa Gajah ini banyak mendapatkan minat dari wisatawan. Maka banyak penyedia jasa paket Bali tour murah, memasukan objek wisata ini dalam jadwal tour mereka.


Kunjungi Juga Pura Taman Saraswati



Wisata Pura Goa Gajah adalah salah satu pura tertua dan bersejarah yang menjadi salah satu simbol dan saksi perkembangan peradaban masyarakat Hindu dan Budha di pulau Bali. Goa Gajah jika di artikan maka bermakna gajah. Mengapa di namakan Goa Gajah? karena salah satu kompleks pura terdapat sebuah goa dengan ukiran besar di pintu masuknya yang menyerupai gajah, maka itulah pura ini disebut pura goa gajah.

Sejarah Pura Goa Gajah

Pura Gajah Sendiri masih memiliki perdebatan kapan di bangun secara detail, namun menurut catatan kerajaan Majapahit yang bertahun 1365 AD menyatakan bahwa pura Goa Gajah di bangun oleh sebuah kerajaan di Bali bernama kerajaan Bedahulu pada abad ke 11 AD. atau sebelum pengaruh budaya kerajaan Majapahit masuk ke pulau Bali. Dalam catatan tersebut juga menyebutkan bahwa Pura Goa Gajah digunakan untuk pemujaan oleh dua agama sekaligus yaitu Hindu dan Buddha atau saat itu disebut dengan agama Siwa-Budha dan dalam perkembangan selanjutnya ketika popularitas agama Budha meredup pura Goa Gajah tetap digunakan pemeluk Hindu sebagai tempat pemujaan. Kompleks candi ini juga adalah sebuah situs arkeolog dimana pada bagian halaman pura terdapat banyak potongan-potongan arca dan candi yang belum selesai disusun.

Asal Usul Nama Goa Gajah

Asal – Usul nama Goa Gajah berasal dari kata “ Lwa Gajah”. Pada lontar Negarakertagama yang disusun oleh Mpu Prapanca pada tahun 1365 M, terdapat nama “ Lwa Gajah”. Jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia, maka kata “ Lwa “ berarti sungai dan Gajah yang berarti wihara tempat pemujaan para Bhiksu umat beragama Budha. Maka nama kata “ Lwa Gajah” dapat diartikan sebagai tempat pertapaan para Bhiksu umat beragama Budha yang lokasinya berada di tepi sungai.
Dari areal parkir menuju ke lokasi pertapaan, kita harus menuruni beberapa anak tangga. Tempat pertapaan ini dikelilingi pepohonan hijau yang rindang dan hijau, sehingga suasananya sangat sejuk dan asri. Menurut petugas yang menjaga obyek wisata ini, pepohonan tersebut sudah berusia ratusan tahun.


Kunjungi Juga Monkey Forest Ubud


Komplek objek wisata Goa Gajah Ubud secara keseluruhan dapat kita lihat dari tangga tempat kita berpijak. Pada saat kita sampai di area bawah setelah menuruni anak tangga, akan terdengar gemericik suara air yang mengalir dari pancuran arca. Bebatuan bekas bangunan yang dulunya hancur akibat gempa, juga ditemukan di sekitar pancuran. Sedangkan Goa Gajah Giayar sendiri, letaknya tidak jauh dari pancuran arca tersebut.

Pintu masuk melalui mulut goa hanya cukup untuk dimasuki 1 orang saja dengan bergantian. Disisi luarnya terdapat ukiran dan 2 patung penjaga yang berada di sebelah kanan dan kii mulut goa. Bagian dalam goa berbentuk huruf T, dengan tinggi sekitar 2 meter dan lebar 2 meter. Pada bagian sebelah kiri dan kanan lorong juga terdapat ceruk yang  mungkin pada jaman dahulu adalah tempat bertapa. Namun sekarang wisatawan dapat duduk maupun berbaring disana. Pada ujung barat lorong terdapat Arca Ganesha dan ujung timur lorong terdapat 3 lingga.


Kunjungi Juga Tampak Siring Bali


Selain itu di sekitar area goa gajah, juga terdapat patung petirtaan dengan tujuh patung widyadara–widyadari yang sedang memegang air suci. Total patungnya ada tujuh, yang merupakan symbol dari tujuh sungai di India, tempat kelahiran agama Hindu dan Budha.

Lokasi Goa Gajah dan Pilihan Transportasi Terbaik

Goa Gajah Ubud Bali lokasinya berada di sebelah barat Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar. Lokasi tepatnya adalah di tepi jurang dan merupakan pertemuan dari sungai kecil di desa Bedulu. Jika kita berangkat dari kota Denpasar, jaraknya sekitar 26 km dari kota Denpasar dengan perkiraan waktu tempuh 1 jam. Bagi kita yang menggunakan kendaraan pribadi bisa memanfaatkan aplikasi berbasis map atau peta seperti google map atau waze. Namun jika kita masih bingung atau belum puas dengan peta kita bisa menanyakannya langsung pada masyarakat sekitar.
Apabila kita ingin liburan ke tempat wisata Goa Gajah Gianyar, anda pasti memerlukan sarana transfortasi. Pilihan transportasi terbaik untuk liburan di Bali adalah mengunakan kendaraan pribadi, baik motor ataupun mobil. Untuk mencari jasa sewa motor dan rental mobil di Bali sangatlah mudah kita bisa menemukannya dengan mudah.

Tiket Masuk dan Parkir Goa Gajah Ubud Bali

Harga Tiket Masuk Rp. 15.000 / orang
Parkir Mobil Rp. 5.000 / mobil
Parkir Motor Rp. 5.000 / Motor
*Harga tiket dapat berubah sewaktu - waktu.


Terimakasih atas kunjungannya. Semoga bermanfaat dan selamat berwisata. Jangan Lupa Buanglah Sampah Pada Tempatnya!!! wisataarea.com (:

Related Posts:

0 Response to "Wisata Pura Goa Gajah Ubud"

Post a Comment