bing

Gedung Pusat Promosi Potensi Daerah (GPPPD/GP3D) atau bekas Omah Lowo Sukoharjo

Gedung Pusat Promosi Potensi Daerah (GPPPD/GP3D) atau bekas Omah Lowo Sukoharjo


Wisataarea.com - Apa kabar Sukoharjo, Sudah perah main belum ke Gedung Pusat Promosi Potensi Daerah (GPPPD/GP3D) atau bekas Omah Lowo Sukoharjo beralamat di Kutorejo, Jetis, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah 57511 Indonesia. Atau jangan-jangan belum tau kalo di Kabupaten Sukoharjo ada gedung tersebut. Lokasinya berada di Proliman (simpang lima) Sukoharjo dan dekat juga dengan lapangan alun-alun Satya Negara Sukoharjo. Jam buka setiap hari mulai dari jam 09.00-21.00 WIB


Gedung Pusat Promosi Potensi Daerah (GPPPD/GP3D) atau bekas Omah Lowo Sukoharjo
Gedung GP3D Sukoharjo
Gedung Pusat Promosi Potensi Daerah (GPPPD/GP3D) atau bekas Omah Lowo Sukoharjo wisataarea.com
Gedung GP3D Sukoharjo



Gedung Pusat Promosi Potensi Daerah (GPPPD/GP3D) atau bekas Omah Lowo Sukoharjo wisataarea.com
lantai 3 kulinern
set gamelan

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menggratiskan penggunaan halaman Gedung Pusat Promosi Potensi Daerah (GPPPD/GP3D) bagi warga Sukoharjo. Kegiatan di halaman bekas Gedung Lowo itu diharapkan bisa menyemarakkan gedung dan kawasan kota Sukoharjo.

Gedung ini dapat digunakan untuk kegiatan warga Sukoharjo, baik kegiatan individu, maupun kelompok seni dan budaya. Disperindag tidak memungut biaya alias gratis bagi pihak yang ingin menggunakan halaman gedung.

Tiga lokasi yang bisa kita digunakan, yaitu lobi belakang atau barat, halaman parkir sisi selatan, dan taman depan atau timur.
Untuk ukuran berdasarkan informasi dihimpun dari harian Solopos.com gedung GP3D, lobi belakang berukuran 11,3 meter x 26 meter, halaman parkir selatan 87,65 meter x 10 meter-15 meter, dan luas taman depan kurang lebih 50 meter persegi hingga 60 meter persegi.


Kunjungi Juga Wisata Bukit Gantole Wonogiri


“Koordinasi antara disperindag dengan Dinas POPK [Pemuda Olahraga Pariwisata dan Kebudayaan] membahasa soal pemanfaatan halaman gedung. Pada prinsipnya warga dapat berkegiatan di halaman gedung, gratis. Bisa untuk gelar budaya, kesenian, baca puisi, dan lainnya,” kata Bambang.

Syarat yang harus dilaksanakan calon pengguna agar bisa menggunakan halaman gedung, yakni mengajukan surat permohonan kepada Bupati, lalu diteruskan kepada Kepala Disperindag. Surat permohonan disertai uraian rencana kegiatan. Jika ada permohonan Bupati melalui Disperindag akan memelajarinya lalu memutuskan mengizinkan atau tidaknya kegiatan tersebut dilaksanakan.

Kegiatan warga bisa menjadikan kawasan kota menjadi lebih semarak dan ramai. Sisi positif lainnya kegiatan tersebut bisa menarik perhatian masyarakat agar datang ke gedung yang dibangun dengan dana senilai lebih dari Rp22 miliar itu, sehingga mereka mengetahui GPPPD/GP3D bukan kantor pemerintahan melainkan pusat perekonomian.

Budayawan asal Polokarto, Joko Ngadimin, menilai pemanfaatan GPPPD/GP3D oleh Pemkab melenceng dari tujuan awal. Sebab, Pemkab hanya berorientasi mendapatkan keuntungan. Setahu dia, GPPPD/GP3D dibangun untuk mempromosikan potensi Sukoharjo, seperti gamelan, topeng, keris, dan kuliner khas yang sudah dikenal di dunia internasional. solopos.com


Kunjungi Juga Wisata Watu Cenik Wonogiri


Gedung Pusat Promosi Potensi Daerah (GPPPD/GP3D) atau bekas Omah Lowo Sukoharjo ini memiliki 4 lantai yang bisa kit akses dengan menggunakan tangga banyak dan melalu lalang didalam gedung ataupun lift. Setiap lantai pun memiliki stand yang sudah dibagi dan ditata sedemikian rupa agar para pengunjung dapat menikmati atau mencari barang atau kuliner yang kita inginkan.



Begitu kita masuk ke dalam gedung GP3D melalui pintu depan maka kita akan merasa sedikit aneh dan bingung dengan adanya tangga yang berlalu lalang ditengah gedung, kita akan menemukan stand lantai satu, dua dan empat berada disebelah kanan kita dan stand lantai tiga berada disebelah kiri kita. Mulai dari lantai 1 disini kita akan menemukan berbagai macam batik dan produk tekstil dari Sukoharjo, diantaranya;

Lantai 1 Gedung Pusat Promosi Potensi Daerah (GPPPD/GP3D)


1.      HANA TOKO TEKSTIL

2.      Batik PUTRA JAYA

3.      Batik WAHYU KEMBAR

4.      Batik ROY

5.      Batik YONATEX

6.      Batik INAYA

7.      Batik ALUMNI

8.      Batik ADI BUSANA

9.      Batik JIWO CREATION

10.  Batik EFMO

11.  Batik WAHYU

12.  Batik CICI

13.  DESKRANASDA (aneka produk unggulan Sukoharjo)

14.  CLORIS BUSANA (jas, beskap & kebaya)

15.  ERLENE HANDYCAFT & AKSESORIS HIJAB

16.  RD RADJOET (handycraft handmade rajut)





Kunjungi Juga Wisata Gunung Sepikul Sukoharjo

Lantai 2 Gedung Pusat Promosi Potensi Daerah (GPPPD/GP3D)

Lantai 2 berisi stand fashion dan stand aksesoris, dan juga kita akan menemukan seperangkat gamelan dilantai ini.


Lantai 3 Gedung Pusat Promosi Potensi Daerah (GPPPD/GP3D)

Lantai 3 berisi stand berbagai macam kuliner, snack, makanan olahan dan oleh-oleh khas  khas Kabupaten Sukoharjo

Lantai 4 Gedung Pusat Promosi Potensi Daerah (GPPPD/GP3D)

Lantai 4 berisi stand konter hand phone, komputer dan pijat refleksi

Untuk lantai dasar sendiri dapat digunakan sebagai ruang pertemuan atau semacam ballroom. Tempat parkir berada dibelakang gedung.


Semoga bermanfaat dan selamat berwisata. Jangan Lupa Jagalah Kebersihan dan Buanglah Sampah Pada Tempatnya!!! wisataarea.com (:

Related Posts:

0 Response to " Gedung Pusat Promosi Potensi Daerah (GPPPD/GP3D) atau bekas Omah Lowo Sukoharjo"

Post a Comment